Marquez juga menjelaskan bahwa ia tidak ingin menyalahkan motor maupun ban atas insiden tersebut.
Baca Juga: China Minta Bantuan Mantan Pemain Espanyol untuk Melawan Timnas Indonesia
Ia menilai perlunya analisis lebih dalam untuk memahami secara menyeluruh penyebab kecelakaan.
“Saya tidak mau langsung menyalahkan ban, motor, atau diri saya sendiri. Kami harus memahaminya lebih jauh,” katanya.
Setelah balapan diulang, Marquez masih mengalami kesulitan, terutama pada bagian ban depan.
Meski begitu, ia mampu mempertahankan posisinya di depan Alex Marquez dan Francesco Bagnaia.
Strategi itu berhasil membawanya finis di posisi ketiga, di belakang Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Johann Zarco (LCR Honda).
Di lap terakhir, Marquez harus bekerja keras mempertahankan posisi dari ancaman Franco Morbidelli yang tampil lebih cepat.
Baca Juga: Rangkuman Liga Inggris: Manchester United Catat Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
“Saya tahu akan berisiko jika mencoba mengejar Zarco, jadi saya fokus mempertahankan podium,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa saat itu ia hampir terjatuh karena tekanan yang meningkat.
Pada akhirnya, Morbidelli harus puas finis di posisi keempat, sementara Marquez mengamankan podium ketiga.
Hasil ini menjadi pelipur lara setelah insiden di awal lomba.
Seri selanjutnya MotoGP 2025 akan berlangsung di Motorland Aragon pada 6–8 Juni mendatang.