Ia mengeluhkan bahwa karakteristik Sirkuit Assen, khususnya di lintasan lurus, memperparah kekurangan tenaga mesin Yamaha.
Baca Juga: Pemain Pengganti Paulinho Bawa Palmeiras ke Perempat Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025
“Kami kehilangan banyak waktu di lintasan lurus, jadi saya harus mengimbanginya di sektor tikungan,” jelas pembalap asal Prancis itu.
“Kami kehilangan sekitar dua persepuluh detik di lintasan lurus."
"Jika dikalikan dengan jumlah lap, itu menjadi total sekitar 2,6 detik.”
Baca Juga: Legenda Jerman Sebut Real Madrid Hadapi Masalah Besar dengan Xabi Alonso
Ia juga menuturkan betapa kerasnya ia harus bekerja sepanjang balapan, layaknya sedang menjalani sesi kualifikasi di setiap putaran.
Namun upaya keras tersebut belum cukup untuk menutupi kelemahan motornya.
“Kami tidak bisa mencapai hasil terbaik dengan kondisi seperti ini,” tegas Quartararo.
Baca Juga: Mat Sanusi dan Zuwanda Berebut 69 Suara Pada Musorprovlub KONI Jambi
“Kami lemah saat harus berakselerasi dari tikungan lambat menuju lintasan lurus."
"Kami kekurangan tenaga mesin, dan tenaga yang tersedia pun sulit dimaksimalkan karena ban belakang sering berputar.”
Dengan performa Yamaha yang belum membaik, Quartararo tampaknya realistis.
Baca Juga: Peminat Jay Idzes Tambah Lagi, Begini Peluangnya di Torino
Ia menyadari tantangan besar masih akan terus dihadapi, terutama dalam mempertahankan posisi kompetitif di tengah ketatnya persaingan MotoGP musim ini.