Ia tetap fokus pada strategi balap tanpa terburu-buru, sehingga mampu menjaga jarak dengan lawan dan memanfaatkan setiap celah yang tersedia.
Baca Juga: Sepuluh Atlet Timnas 3x3 Putra Jalani Pemusatan Latihan SEA Games Thailand di GOR POPKI Cibubur
“Begitu saya berada di belakang Alex, Marc, dan Pedro, saya mencoba menjaga kecepatan mereka sambil menginjak gas dengan halus,” jelasnya.
“Kemudian Pedro mulai kehilangan kendali di dua pembalap terdepan, dan itu memberi saya peluang untuk menyalip."
"Tidak mudah karena dia mengerem sangat lambat, tapi kami bisa memanfaatkannya dengan baik.”
Bastianini sempat menjauh dari Pedro Acosta, tetapi duo Marquez bersaudara akhirnya meningkatkan kecepatan mereka sehingga ia lebih memilih menjaga ritme hingga garis finis.
Strategi tersebut terbukti efektif dengan dirinya bertahan di posisi tiga besar.
Finis di belakang Marc dan Alex Marquez, yang kini menempati peringkat 1-2 klasemen sementara, menjadi pencapaian tersendiri bagi Bastianini.
Baca Juga: Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Masih Lebih Unggul dari Bajul Ijo
Podium ini terasa lebih istimewa karena merupakan podium hari Minggu pertamanya bersama KTM sejak bergabung di awal musim.
“Kami bisa sangat puas. Ini podium Minggu pertama kami, jadi kami sangat senang dan mari menikmatinya bersama tim,” ucap Bastianini menutup komentarnya.
Keberhasilan ini menandai kebangkitan Bastianini setelah awal musim yang sulit bersama KTM.
Podium di Catalunya diharapkan menjadi titik balik bagi kariernya di MotoGP 2025 sekaligus modal berharga menghadapi seri-seri berikutnya.