"Saat itu saya tahu Ducati adalah motor terbaik dan target saya adalah mencobanya satu musim. Jika hasilnya buruk, mungkin karier saya sudah selesai,” katanya.
Marquez menambahkan, keputusannya meninggalkan Honda dan bergabung ke Gresini sebagai pemain bebas transfer murni demi pembuktian diri.
Baca Juga: Federico Chiesa Tampil Brilian dengan Dua Assist untuk Kemenangan Liverpool di Piala Carabao
“Saya melupakan soal hubungan baik, sejarah, maupun uang. Saya mengambil risiko besar demi peluang baru,” ucapnya.
Kini, risiko tersebut terbayar lunas. Marquez bukan hanya kembali ke jalur kemenangan, tetapi juga berada di ambang mengukir sejarah baru dalam kariernya di MotoGP.