SportlinkNews - MotoGP Jepang jadi momentum berharga bagi Ducati Lenovo Team. Dua pembalapnya naik podium satu dan dua. Juga dikuncinya gelar juara dunia MotoGP 2025 oleh Marc Marquez.
Marc Marquez memang tampil dominan sepanjang musim 2025. Meski masih ada beberapa balapan lagi, namun semua sepertinya sepakat kalau Marc Marquez memang layak menyandang gelar juara dunia untuk yang ketujuh kalinya.
Marc Marquez memenangkan 14 Sprint Race dan 11 balapan utama di musim ini. Meski masih ada lima putaran lagi di musim ini, namun Marc sudah tidak bisa disingkirkan lagi dari gelar juara dunia.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Pekan ke-9 Super League 2025/26, Persebaya Tantang Persija di Gelora Bung Tomo
Melihat kembalinya sang juara dunia ini, kita bisa melihat betapa keras dan hebatnya perjuangan Marc Marquez untuk kembali ke tampuk juara dunia setelah melewati masa-masa mengerikan.
Bagaimana tidak mengerikan, Marc Marquez dihantam cedera parah yang membuatnya harus kehilangan performa terbaiknya di trek balap.
Bahkan, dia sempat dikabarkan untuk pensiun dini dari MotoGP. Selama empat musim dia berkutat dengan cederanya, juga dengan motornya.
Baca Juga: Persib Siap Ladeni Bangkok United, Frans Putros: Pelatih Sudah Mengetahui Kelemahannya
Patah tulang humerus kanan saat balap GP di Jerez musim 2020 menjadi pembuka masalah bertubi-tubi yang menerpanya.
Kecelakaan itu kemudian menjadi awal dari mimpi buruk empat musim yang mencakup empat operasi pada lengan yang sama.
Tiga di antaranya terjadi pada 2020 ketika pelat dari operasi pertama patah, mengakibatkan operasi kedua – sebelum operasi ketiga diperlukan setelah tulangnya terinfeksi dan tak kunjung sembuh.
Baca Juga: AFC Coret Wakil India di Kompetisi AFC Champions League Two 2025/26
Setelah menjalani rehabilitasi selama musim dingin, Marc Marquez kembali beraksi setelah cedera pertamanya pada 2021. Ia bahkan memenangi tiga dari 14 Grand Prix yang diikutinya.
Namun, ia lalu memutuskan mundur dari dua putaran terakhir setelah kecelakaan latihan yang menyebabkan diagnosis diplopia.