Meski demikian, Marquez menegaskan tidak akan memaksakan diri jika kondisi fisiknya belum pulih.
Ia belajar dari pengalaman pahit di masa lalu ketika memaksakan diri kembali balapan dalam kondisi cedera yang belum sembuh sepenuhnya.
“Saya akan terbang ke Madrid secepat mungkin untuk memahami kondisi cedera ini bersama tim dokter."
Baca Juga: Marotta: Renovasi San Siro Sebuah Keharusan, Bukan Pilihan
"Saya ingin kembali secepatnya, tapi tetap dalam batas pemulihan,” tutup Marquez.
Bagi Marquez, kesabaran kini menjadi kunci.
Setelah serangkaian nasib buruk di Mandalika, fokus utamanya adalah memastikan kebugaran agar dapat tampil maksimal di sisa musim 2025.