Ia menambahkan, setiap perubahan besar pada motor balap selalu berpotensi menimbulkan masalah baru.
Baca Juga: Bojan Hodak Siapkan Strategi Ampuh Meredam Serangan Bali United FC
“Terkadang sesuatu yang bekerja dengan baik di satu sirkuit bisa menjadi kendala di tempat lain."
"Karena itu kami memilih tetap dengan solusi yang sudah terbukti efektif,” jelasnya.
Dall’Igna mengakui bahwa pihaknya sempat mempertimbangkan beberapa pengembangan tambahan pada Desmosedici GP25.
Baca Juga: Dikalahkan PSIM Yogyakarta, Ong Kim Swee: Kartu Merah untuk Henhen Merusak Permainan
Namun, rencana itu akhirnya dibatalkan demi menghindari risiko yang tidak perlu.
“Kami mengevaluasi banyak ide selama uji coba musim dingin dan akhirnya memutuskan tetap pada filosofi yang sama."
"Itu langkah paling aman untuk menjaga stabilitas performa tim,” ujarnya.
Baca Juga: Bali United FC Siapkan Strategi Matang Redam Serangan Persib Bandung
Meski begitu, kehadiran Marc Marquez dalam skuad Ducati turut memengaruhi dinamika tim.
Dall’Igna tidak menampik bahwa masuknya Marquez membawa perspektif baru dalam pengembangan motor.
“Ketika pembalap baru bergabung, ia bisa membuka sudut pandang berbeda dan membantu kami memahami motor lebih dalam,” kata insinyur asal Italia tersebut.
Baca Juga: Kylian Mbappe Terima Penghargaan Golden Boot, Cetak 44 Gol dalam Musim Debutnya di Real Madrid
Ia juga menambahkan bahwa GP25 hanya mengalami sedikit penyempurnaan dibanding GP24, seperti pembaruan pada fairing dan opsi rangka yang dapat disesuaikan oleh pembalap.