“Saya pikir Marquez bisa memecahkan rekor Rossi. Rossi telah menjadi ikon bagi olahraga ini,” ucapnya.
“Tapi Marquez juga legenda, saya tidak akan mengatakan siapa yang lebih baik.”
Di sisi lain, Schwantz juga menyoroti dinamika MotoGP modern yang menurutnya mulai kehilangan sisi serunya akibat pengaruh teknologi aerodinamika.
“Sekarang jarak antarpebalap memang tipis, tetapi efek aerodinamika membuat balapan jadi kurang intens,” kata Schwantz menutup.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)