Namun, keunggulan poinnya tak terkejar, menjadikannya kampiun tanpa perlu turun pada balapan penutup.
Baca Juga: Hasil Super League: Dewa United Redam Persita, Tendangan Penalti Alex Martins Jadi Penyelamat
Dominasi itulah yang kemudian menarik perhatian Paolo Simoncelli.
Pendiri SIC Squadra Corse tersebut menilai Marquez merupakan pembalap yang sangat langka.
Menurutnya, kedewasaan, kecerdasan balap, dan kemampuan teknik Marquez tetap berada pada level tertinggi meski memiliki riwayat cedera panjang.
Baca Juga: Rekor Pecah! Persija Lampaui Persebaya dan Timnas dalam Jumlah Penonton Super League
“Hanya sedikit pembalap yang terlahir seperti dia (Marquez),” ujar Paolo dikutip dari Motosan.
Ia menambahkan, “Meskipun memiliki masalah fisik, dia tetap mengungguli semua orang.”
Pendapat Paolo tersebut tidak lepas dari perjuangan Marquez untuk bangkit setelah kecelakaan fatal pada musim 2020 saat masih membela Honda.
Baca Juga: Van Gastel Puji Atmosfer Pertandingan di Laga Persija Kontra PSIM Yogyakarta
Insiden tersebut membuatnya harus absen hampir semusim penuh.
Ketika kembali, Honda tidak lagi kompetitif karena stagnasi pengembangan motor, membuat Marquez kerap kesulitan bersaing.
Pada satu titik, keinginan untuk pensiun sempat muncul.
Baca Juga: Timnas Basket Makin Matang, Skuad Final Menuju SEA Games Segera Ditentukan
Namun, ia akhirnya memilih bergabung dengan Gresini Racing, tim satelit Ducati, menjelang akhir musim 2023.