SportlinkNews - Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez menjawab berbagai spekulasi tentang kembalinya dia ke pabrikan Honda yang pernah dibelanya selama beberapa musim.
Selama di Honda, Marc Marquez memang sangat mendominasi balapan. Namun penurunan performa membuatnya kehilangan taji, apalagi kompetitor lainnya juga sudah membuat motor yang kompetitif.
Tentunya, faktor cedera yang menghampiri Marquez juga membuat pembalap itu semakin babak belur. Marquez pun akhirnya meninggalkan Honda.
Baca Juga: Lepas Sang Ayah Membalap di Reli Dakar, Carlos Sainz Tulis Pesan Menyentuh
Meskipun mengakhiri kontraknya dengan Honda setahun lebih awal untuk bergabung dengan Gresini untuk musim 2024, juara MotoGP tujuh kali itu berpisah dengan Honda dengan baik-baik.
Awalnya Marquez membuka pintu untuk kemungkinan reuni dengan pabrikan Jepang tersebut, tetapi setiap kepulangan selalu diharapkan bergantung pada pemulihan Honda setelah musim terburuknya di era MotoGP modern pada tahun 2023.
Sejak itu, Honda telah membuat kemajuan luar biasa, mencetak satu kemenangan dan empat podium selama musim 2025 dan pindah ke Grup C dari sistem konsesi bersama Aprilia dan KTM.
Namun, kebangkitan Marquez bersama Ducati juga membuatnya enggan berpikir untuk berpaling. Pabrikan Borgo Panigale memberinya alat untuk memenangkan kejuaraan dunia setelah bertahun-tahun berjuang dengan motor Honda yang tidak kompetitif.
Diperkirakan Marc Marquez itu akan memperpanjang kontraknya dengan Ducati selama dua tahun lagi, yang akan menggugurkan kemungkinan kembali ke Honda setidaknya hingga 2029, ketika ia berusia 36 tahun.
Ditanya tentang kemungkinan bergabung kembali dengan Honda di masa depan, terutama mengingat perubahan regulasi yang dijadwalkan untuk tahun 2027, Marquez mengatakan: “Ini lebih banyak teori daripada praktik."
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Serie A Pekan ke-18, Laga Awal Tahun yang Menentukan
"Saya tidak akan membuat keputusan apa pun saat saya cedera atau tidak berada di atas motor. Ini adalah keputusan penting, kecuali saya benar-benar yakin tentang hal itu," katanya.
“Saya berada di tempat yang baik saat ini, saya kembali ke puncak, dan sekarang saatnya untuk membuat keputusan yang tepat dan bersikap egois, hanya memikirkan diri sendiri."