SportlinkNews - Pembalap Yamaha Fabio Quartararo terlihat begitu frustasi dengan pencapaiannya di Tes Buriram di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, 21-22 Februari 2026.
Quartararo kembali beraksi pada hari Sabtu, (21/2/2026) setelah absen hampir sepanjang tes Sepang karena cedera jari. Namun, di hari pertamanya kembali ke lintasan ternyata mengecewakan.
Pembalap Prancis itu finis di urutan ke-18 dari 22 pembalap di Buriram, lebih dari 1,2 detik di belakang catatan waktu Alex Marquez dari Gresini dengan Ducati pabrikan.
Baca Juga: Dikalahkan Persijap, Bernardo Tavares Akui Ritme dan Konsistensi Persebaya Belum Stabil
Pembalap Pramac, Jack Miller, memimpin kontingen Yamaha yang terdiri dari empat motor di posisi ke-17.
Tetapi catatan waktunya 1 menit 30,325 detik kurang dari dua persepuluh detik lebih cepat dari catatan waktu terbaik Quartararo.
Kekesalan Quartararo sangat terasa, sampai-sampai ia mengacungkan jari tengah ke motornya. Juara tahun 2021 itu kemudian terlihat menundukkan kepala di garasi Yamaha.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Pecahkan Rekor di Hari Terakhir Tes Pramusim Buriram
Ketika ditanya oleh situs web resmi MotoGP sore ini, manajer tim Massimo Meregalli menjawab dengan sedikit malu, mengingat besarnya tugas yang dilakukan Yamaha dalam beralih ke mesin V4 baru tahun ini.
"Para pembalap tidak sabar, tetapi kami tahu sejak awal bahwa kami tidak bisa mengharapkan keajaiban," katanya. "Kami menyadari bahwa terutama di awal musim ini akan menjadi proses pembelajaran."
"Saya ingin percaya dan saya masih berpikir bahwa mulai paruh kedua musim ini secara bertahap kami akan meningkatkan performa dan hasilnya."
Baca Juga: Nicolo Bulega Sabet Hattrick di Laga Pembuka WorldSBK Australia
Meregalli menambahkan, "Kami tahu bahwa ini akan menjadi perubahan besar. Saya rasa ini bagian dari proses sekarang."
"Kami benar-benar mempelajari motor ini karena meskipun tahun lalu kami bisa melakukan pengujian, melakukan pengujian dengan tim penguji adalah satu hal."