SportlinkNews - Memasuki musim MotoGP 2026, Marc Marquez membawa aura yang berbeda di garasi Ducati. Ia tidak lagi hanya terpaku pada ambisi mengejar statistik, melainkan memilih untuk menikmati setiap momen yang tersaji di lintasan balap.
Tahun ini, beban di pundaknya sebenarnya cukup besar mengingat statusnya sebagai juara dunia bertahan. Marquez baru saja merengkuh titel dunia kesembilan dalam kariernya setelah tampil dominan sebagai kampiun pada musim MotoGP 2025.
Pencapaian luar biasa tersebut menjadi sangat emosional bagi pembalap asal Spanyol ini. Ia sukses menandai gelar pertamanya sejak 2019, masa-masa sulit saat masih harus berjuang keras menunggangi motor Honda.
Baca Juga: Hiroshi Fujiwara Goda Proyek Baru Fragment Design x V.A. Tokyo x Converse
Langkah Marquez di musim 2026 ini dimulai dengan hasil yang campur aduk pada seri pembuka di Tailan. Ia harus merasakan akhir pekan yang manis sekaligus pahit setelah finis kedua di sesi sprint, namun harus menelan pil pahit pada balapan utama.
Meski kehilangan poin penting di fase awal, mentalitas Marquez tetap tidak goyah. The Baby Alien ini menegaskan target utamanya musim ini adalah mencari kebahagiaan di tengah persaingan yang sengit.
"Terus bersenang-senang dan merasa kompetitif. Itulah apa yang benar-benar memotivasiku," kata Marc Marquez kepada La Gazzetta dello Sport.
Baca Juga: Kesulitan dalam Derby Milan, Dimarco Sulit Jelaskan Reaksi Inter
Baginya, kembali menjadi yang tercepat setelah melewati rentetan cedera panjang adalah sebuah keajaiban yang harus disyukuri. Marquez kini memandang balapan bukan sekadar soal menambah angka di papan klasemen.
"Setelah semua yang kualami, ini bukan hanya tentang juara demi sekadar juara; melainkan ini tentang perasaan seperti saya berada di dalam kemampuan terbaikku, membuktikan bahwa saya masih bisa bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik," ucapnya.
Ada pergeseran sudut pandang yang sangat personal di dalam diri pria berusia 33 tahun tersebut. Jika dulu ia sangat terobsesi pada hasil akhir, kini lebih menghargai setiap proses teknis yang terjadi di balik layar.
Baca Juga: Ngeri! Ditebas Lawan, Pesepakbola Ini Patah Tulang Kaki Ganda, 3 Pemain Dikeluarkan dari Lapangan
"Dan juga saya mencari sesuatu yang lebih pribadi: menikmati perjalanan ini. Sebelumnya, saya cuma fokus pada hasilnya saja; tapi sekarang saya menilai setiap langkah, setiap bagian kecil kemajuan, setiap pertarungan di lintasan," ungkapnya.
Marquez ingin musim 2026 menjadi wadah baginya untuk terus berevolusi secara utuh. Ia percaya hasil yang baik akan datang dengan sendirinya jika seorang atlet merasa bahagia dengan apa yang dikerjakannya.