SportlinkNews - Gegap gempita kembalinya balap grand prix ke Brasil menjadi isu hangat pencinta motorsport dalam dua pekan terakhir. Akhirnya MotoGP mendarat di sirkuit Goiania Ayrton Senna.
Sayangnya, cuaca tiba-tiba berubah. Hujan deras sempat mengguyur sirkuit kebanggaan warga Brasil itu dan menyebabkan terjadinya genangan air di beberapa titik.
Cuaca menjadi tidak begitu bersahabat. Hujan deras menyebabkan penundaan jalannya sesi akhir pekan, meskipun setelah dimulai, aksi pada Jumat (20/3) berjalan lancar.
Baca Juga: Derby Madrid: Prediksi Pemain Real Madrid vs Atletico Madrid di Bernabeu
Terlepas dari itu, dampak cuaca yang tidak dapat diprediksi menghadirkan tantangan yang tidak selalu terlihat di layar bagi tim MotoGP.
Manajer Tim Aprilia Racing, Paolo Bonora, berbicara kepada Reporter Pit Lane, Jack Appleyard, selama FP1 tentang bagaimana kondisi cuaca telah mempersulit persiapan – khususnya di sirkuit baru.
"Kondisi cuaca ini tidak membantu saat tiba di sirkuit baru, kami telah mensimulasikan layout trek dalam beberapa bulan terakhir."
Baca Juga: Paparkan Lompatan IBL di Asia Basketball Summit, Indonesia Bidik Kekuatan Baru Asia
"Situasi yang paling sulit adalah tiba di layout baru tanpa kemungkinan untuk melakukan banyak latihan," ucapnya.
"Kami telah mensimulasikan satu rasio gigi, ini adalah prioritas pertama, kemudian perlu untuk memperbaiki set-up elektronik, ini adalah dua prioritas. Lalu perlu untuk mengerjakan set-up."
"Ini tidak membantu tetapi sama untuk semua orang. Kami sepenuhnya yakin pada teknisi kami untuk memahami semuanya dalam waktu yang sangat singkat," ucapnya.
Dengan cuaca yang kemungkinan akan berperan sepanjang akhir pekan di Grand Prix Brasil, tim harus memperhitungkan perubahan kondisi ke dalam rencana mereka untuk kualifikasi, Tissot Sprint, dan balapanGrand Prix pada Minggu (22/3).
Akhir pekan telah dimulai dengan kondisi basah, tetapi mengingat iklim tropis Brasil, kita juga bisa saja melihat balapan kering hingga basah sepanjang akhir pekan ini.