SportlinkNews - Grand Prix Catalunya menghadirkan drama kecelakaan lainnya dengan Johann Zarco (Castrol Honda LCR) mengalami kecelakaan hebat.
Kakinya terjepit di sela-sela roda belakang dari motor Ducati Lenovo Team yang dikendarai Francesco Bagnaia.
Honda LCR mengonfirmasi Zarco tak menderita patah tulang besar, pembalap Prancis itu sendiri juga memberikan kabar terbaru kepada penggemarnya melalui akun pribadinya di Instagram.
"Saya memakai penyangga leher, tetapi itu lebih mengganggu daripada menyakitkan. Terutama lutut saya, ligamennya, namun tulang paha saya tidak patah," tulis Zarco.
"Saya mengalami fraktur kecil di bagian bawah tulang betis saya, di luar pergelangan kaki kiri saya. Saya akan terus memberi Anda kabar terbaru, tetapi saya hanya ingin meyakinkan Anda."
Pada Senin (18/5/2026), LCR Team membagikan kabar terbaru bahwa Zarco telah dipulangkan dari rumah sakit dan akan melanjutkan pemulihannya di kediamannya di Prancis.
Baca Juga: Penyerang Persija Jakarta Maxwell Dikabarkan Tertarik ke Persib
Zarco akan bekerja sama dengan spesialis lutut dr. Bertrand Sonnery-Cotte di Lyon. Setelah itu, akan ada rencana yang disusun untuk menentukan langkah selanjutnya dalam pemulihannya.
Pembaruan lebih lanjut dirilis oleh LCR yang menyatakan: "Pada Selasa, 19 Mei, Johann Zarco mengunjungi dokter Bertrand Sonnery-Cottet di Lyon untuk menilai lebih lanjut kondisi fisiknya."
Sang dokter merupakan seorang konsultan Ahli Bedah Ortopedi terkenal di dunia di Centre Orthopedique Santy di Lyon, Prancis, yang mengkhususkan diri dalam penanganan cedera ligamen lutut dan trauma olahraga.
Baca Juga: Alex Marquez Sukses Jalani Operasi Tulang Selangka dan Lakukan Pemulihan
"Setelah pemeriksaan menyeluruh, diperkirakan ia perlu menunggu beberapa minggu sebelum menjalani operasi untuk kerusakan ligamennya, memberikan waktu bagi trauma awal dan cedera lain pada lututnya untuk sembuh sebelum prosedur tersebut."
"Usai operasi, rencana pemulihan terperinci akan dibuat, memungkinkan tim medis untuk mengevaluasi kemungkinan jangka waktu kepulangannya," demikian pernyataan LCR.