SportlinkNews - Putaran ketiga MotoGP yang akan digelar di Circuit Of The America (COTA) memiliki arti penting bagi pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia dan Enea Bastianini.
Trek yang disuguhkan di sirkuit ini memang memiliki tantangan tersendiri bagi para pembalap.
Circuit Of The America atau lebih dikenal sebagai Sirkuit Austin terletak di negara bagian Texas, tepatnya di Kota Austin.
Baca Juga: Ducati Resmi Kontrak Pembalap Moto2 Fermin Aldeguer untuk Balap di MotoGP 2025
Sirkuit ini didesain oleh perancang sirkuit terkenal Hermann Tilke dengan panjang sirkuit mencapai 5,51km. Memiliki daya tampung 120 ribu penonton.
Sirkuit Austin memiliki lebar total 15meter, dan memiliki 20 tikungan. Dengan tikungan kanan sebanyak 9 tikungan, dan tikungan kiri 11 tikungan. Trek lurus terpanjang mencapai 1.200meter.
Trek lurus ini merupakan trek terpanjang yang ada dalam sirkuit yang menggelar MotoGP tahun ini.
Baca Juga: Jorge Martin Pimpin Klasemen Sementara Pembalap, Ducati Berjaya di Konstruktor
Selain Austin, trek terpanjang lainnya ada di Mugello Italia (1.141meter) dan Termas de Rio Hondo Argentina (1.076meter)
Para pembalap MotoGP akan berlomba menempuh 20 lap dengan total jarak tempuh sejauh 110,26km.
Bagi pembalap Ducati Francesco Bagnaia Grand Prix Amerika ini merupakan lomba favoritnya. "Ini salah satu trek favorit saya. Saya sangat menyukai Austin. Atmosfernya juga beda," ujarnya.
Baca Juga: MotoGP Amerika Bakal Diramaikan Balapan Motor Touring King of the Baggers
Tahun lalu Bagnaia memang difavoritkan menjadi juara di Austin. Pembalap Italia ini bahkan memimpin balap sejak lampu start menyala.
Namun nasib nahas dialaminya saat memasuki lap kedelapan. Saat memimpin Bagnaia mengalami crash di tikungan 3 yang membuatnya terlempar keluar trek dan terpaksa kembali ke paddock.