balap-motor

Fabio Quartararo: Akan Ada Perubahan Besar yang Dilakukan Yamaha di MotoGP

Jumat, 12 April 2024 | 15:55 WIB
Fabio Quartararo ungkap alasan dirinya bertahan di Yamaha. (X/@YamahaMotoGP)

SportlinkNews - Dalam sesi jumpa pers menjelang MotoGP Amerika, pembalap Yamaha Fabio Quartararo mengungkapkan alasan dirinya tetap bersama Yamaha.

Pembalap ini diberitahu tentang perubahan “besar dan rahasia” yang akan dilakukan pabrikan tersebut untuk meningkatkan performa motornya.

Quartararo sendiri tidak menjelaskan perubahan yang dimaksud, namun dirinya yakin Yamaha akan melakukan perubahan untuk kembali mendominasi MotoGP.

Baca Juga: Fabio Quartararo Resmi Perpanjang Kontrak dengan Yamaha hingga 2026

Minggu lalu Yamaha mengumumkan telah menandatangani kontrak baru dengan Quartararo berdurasi dua tahun.

Kontrak tersebut dilaporkan bernilai sekitar €12 juta per musim (sekitar Rp206,4 miliar) hingga akhir tahun 2026.

Berbicara menjelang Grand Prix Amerika akhir pekan ini, juara dunia 2021 itu mengatakan pertemuan yang diadakan di Portugal membuatnya untuk tetap bersama Yamaha setelah diberitahu tentang langkah selanjutnya dari proyek M1.

Baca Juga: Lin Jarvis: Quartararo Luar Biasa. Mempertahankannya Merupakan Bagian dari Proyek MotoGP Yamaha

“Keputusan itu tidak mudah. Namun di Portugal kami mengadakan pertemuan besar dengan manajemen puncak Yamaha dan para insinyur mengenai proyek sekarang hingga akhir tahun dan 2025 dan 2026," paparnya.

“Ada beberapa hal yang sangat menarik, yang masih dirahasiakan di Yamaha, orang-orang baru, dan proyeknya akan besar. Jadi, keputusan dibuat di Portugal,” kata Quartararo.

Yamaha telah melakukan perubahan penting pada metode kerjanya selama musim dingin, salah satunya adalah kolaborasi dengan insinyur lama Ducati, Max Bartolini, sebagai Direktur Teknis Yamaha.

Baca Juga: Cerai dengan Yamaha dan Gabung ke BMW Toprak Razgatlioglu Alami Kemajuan Pesat

Quartararo menambahkan, kedatangannya serta anggaran yang dikucurkan Yamaha untuk proyek MotoGP juga menjadi faktor kunci dalam keputusannya.

“Saya rasa salah satu alasannya adalah anggaran untuk pengembangan motor di Yamaha sangat tinggi,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini