Lap demi lap berlalu, makin terasa intensitasnya. Dibayangi ketat oleh Martin, Bagnaia mampu mengatasi tekanan rivalnya.
Di sisi lain, Bastianini berjibaku menahan serangan Marquez. Pada enam lap tersisa, Marquez menyalip Bastianini di Tikungan 1.
Masuk di posisi ketiga, Marquez mencoba mengejar Martin. Tapi Bastianini pantang menyerah. Pembalap Italia itu menggeber motor Ducatinya dan membayangi Marquez.
Baca Juga: Tensi Tinggi Persaingan Pembalap MotoGP di Sirkuit Mugello, Siapa yang Bakal Menang?
Bastianini akhirnya bisa merebut kembali P3 pada dua lap terakhir. Ketika tengah memfokuskan untuk memangkas jarak dari Bagnaia, Martin membuka celah yang dimanfaatkan oleh Bastianini.
Tepat pada lap dan di tikungan terakhir, Bastianini melewati Martinator. Kemenangan akhirnya diraih Bagnaia.
Ini merupakan hattrick Pecco setelah memenangi balapan di Mugello pada 2022 dan 2023. Pecco juga menjadi pembalap yang persembahkan kemenangan ke-93 Ducati.
Baca Juga: CEO Ducati Corse Curhat: Ducati Hadapi Dilema Berat Tentukan Partner Bagnaia di MotoGP
Bastianini yang finis kedua, membuktikan bahwa dirinya layak dipertimbangkan sebagai pembalap pabrikan Borgo Panigale musim depan.
Martin harus puas posisi ketiga, sedangkan Marquez menghuni urutan keempat dan Acosta berada di posisi lima besar.