Marquez mulai menyelinap masuk ke lima besar. Lalu, pada Lap 8, terjadi drama lagi. Gerimis mengguyur Misano.
Martin berinisiatif memutuskan untuk ganti motor. Sayangnya, keputusannya itu menjadi blunder. Sebab, hujan segera berhenti. Martin pun masuk pit lagi pada Lap 10 untuk mengganti motor.
Di tengah drama yang dialami Martin, Marquez melancarkan serangan terhadap Bagnaia. Pimpinan lomba berpindah ke tangan Marquez pada Lap 8.
Baca Juga: Jay Idzes Dapat Pujian dari Pelatih Venezia, Timnas Indonesia Siap Hadapi Australia
Bagnaia tidak mau menyerah begitu saja. Sang Juara Dunia bertahan mencoba menjaga jarak dari rivalnya.
Awalnya, gap antara Marquez dengan Bagnaia di kisaran 0,5 detik. Tetapi mendekati lap-lap akhir, selisih itu bertambah.
Lima lap terakhir, Bagnaia akhirnya memilih untuk tidak mengambil risiko dalam mengejar Marquez. Ia mengamankan posisi kedua demi 20 poin.
Baca Juga: Quang Huy Akui Timnas Indonesia Unggul dari Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026
Tanpa perlawanan berarti dari Bagnaia, Marquez melaju mulus ke garis finis dan mengemas kemenangan keduanya musim ini. Bagnaia finis kedua, di depan Bastianini.
Tempat keempat diklaim Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing), sedangkan Marco Bezzecchi (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) mengalahkan Alex Marquez (Gresini Racing MotoGP) untuk posisi kelima.
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP Team) berhasil finis ketujuh, di depan Jack Miller (Red Bull KTM Factory Racing).
Kemudian, sepuluh besar dilengkapi Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) dan wildcard Pol Espargaro (Red Bull KTM Factory Racing).