Kecelakaan yang dialami Jorge Martin di akhir lap 1 di Tikungan 16, membuat susunan pembalap berubah.
Francesco Bagnaia langsung memimpin balap, diikuti Pedro Acosta dan Bezzecchi. Marquez pun masuk ke posisi keempat. Sementara di belakang Marquez, Enea Bastianini mengikutinya.
Masuk lap 3 Marquez berhasil menyodok ke posisi ketiga usai menyalip Pedro Acosta. Sejurus kemudian Acosta dilewati Bastianini.
Lap 5 Marquez mencoba melakukan tekanan ke Bezzecchi namun pembalap VR46 itu tetap bertahan. Sementara di belakang Marquez, Enea Bastianini terus membuntuti.
Masuk Lap 7 Bezz melakukan hard brake untuk menghindari kontak dengan Bagnaia yang membuatnya melebar. Marquez pun melewatinya dan masuk ke posisi kedua.
Posisi ketiga diisi Enea Bastianini. Bezz melorot ke posisi 4. Masuk lap 9 Marquez mencoba menekan Bagnaia.
Tiga lap terakhir terjadi pertarungan sengit tiga pembalap Ducati. Bagnaia, Marquez, dan Bastianini. Lap 12 Bastianini berhasil menyalip Marquez. Tapi Marquez kembali menekan.
Lap terakhir, Bastianini mencoba mengejar Bagnaia dengan dibayangi Marquez. Namun Bagnaia tidak terkejar. Bagnaia akhirnya finis pertama, disusul Bastianini dan Marquez.
Marc Marquez pun akhirnya mematahkan kutukan Mandalika dan bisa naik podium tiga di Sprint Race GP Indonesia.