SportlinkNews - Jorge Martin menghadapi match point pertamanya di Sirkuit Sepang akhir pekan ini. Peluang ini harus benar-benar dimanfaatkan Martinator jika ingin meraih gelar Juara Dunia.
Hanya tersisa 74 poin yang bisa diperebutkan musim ini. 37 Poin pertama tersedia akhir pekan ini dalam putaran Petronas Grand Prix Malaysia.
Jorge Martin (Prima Pramac Racing) saat ini unggul 17 poin atas Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), yang memberi kesempatan pertama bagi Martinator untuk mengklaim titel Juara Dunia MotoGP 2024.
Baca Juga: Kenali 5 Jenis Makanan yang Bikin Perut Buncit dan Cara Menghindarinya
Lantas, apa yang harus dilakukan oleh #89 untuk merengkuh mahkota?
Agar Jorge Martin dinobatkan sebagai Juara Dunia dia harus menjaga keunggulan menjadi setidaknya 38 poin.
Berikut beberapa skenario bagi Martinator untuk dinobatkan sebagai kampiun.
Baca Juga: Putaran Terakhir Balap MotoGP Valencia 2024 Batal Digelar, Penggantinya Segera Diumumkan
Secara hitungan sederhana, Martin tak dapat merebut titel Juara Dunia dalam Sprint Race.
Namun, setidaknya Martin memperoleh tambahan 12 poin yang akan menempatkannya pada posisi utama untuk mendapatkan match point pada hari Minggu.
Jika Martin menangi Sprint dan Grand Prix, ia akan mengamankan 37 poin maksimum yang tersedia akhir pekan ini, sehingga total perolehannya menjadi 490 poin.
Baca Juga: Yayasan Atletico de Madrid dan Palang Merah Galang Bantuan Bagi Korban Banjir di Valencia
Ini berarti Martin akan dinobatkan sebagai Juara Dunia di GP Malaysia. Dengan catatan Bagnaia finis posisi kelima atau di bawahnya saat Sprint dan Grand Prix.
Namun jika Martin hanya meraih P2 dalam Sprint dan Grand Prix, maka Bagnaia harus finis di urutan kesembilan atau di bawahnya pada Sabtu dan Minggu.
Atau, jika Martin mengemas P3 di Sprint dan Grand Prix, ia akan membutuhka Bagnaia untuk finis di luar zona poin saat Sprint dan melewati garis finis di P14 atau di bawahnya pada Minggu.