balap-motor

Bos Yamaha MotoGP Bidik Posisi Lima Besar di Pertengahan Musim 2025

Selasa, 11 Februari 2025 | 20:04 WIB
Paolo Pavesio, Managing Director of Yamaha Motor Racing (Yamaha)

“[Pimpinan proyek MotoGP] Takahiro Sumihe adalah kekuatan pendorong hebat di balik perubahan dinamika dan mentalitas ini. Selain itu, [Pramac] telah mempermudah segalanya bagi saya,” sambung Pavesio.

Selama GP Amerika Serikat pada April tahun lalu, Lin Jarvis mengungkapkan kepada Motorsport.com bahwa ia akan mengundurkan diri.

Lin Jarvis akan mundur dari jabatannya sebagai direktur divisi balap Yamaha setelah tahun 2024, mengakhiri tugasnya selama 26 tahun dalam peran tersebut.

Baca Juga: Persiapan FIBA Asia dan SEA Games, Perbasi Panggil 24 Pemain Perkuat Timnas Basket Putri Indonesia

Paolo Pavesio, seorang veteran Yamaha Eropa, dipilih sebagai penggantinya.

Ketika Pavesio menerima tawaran dari Toyoshi Nishida, direktur eksekutif Yamaha di bidang balap, ia sudah mengetahui rencana perusahaan untuk meningkatkan upayanya di MotoGP dan memenangkan gelar untuk pertama kalinya sejak keberhasilan Fabio Quartararo pada tahun 2021.

Pada bulan Juli, ia fokus untuk memulai hubungan dengan tim satelit baru Pramac, dan kedua belah pihak tampak cukup senang dengan dimulainya kemitraan mereka dalam uji coba Sepang.

Baca Juga: Jelang El Clasico Persib vs Persija, Bojan Hodak: Persib akan Bermain Tanpa Tekanan

"Ketika saya menerima posisi ini, saya sudah tahu bahwa Yamaha ingin menambah satu gigi lagi di MotoGP," jelas Pavesio.

"Yang paling menarik bagi saya adalah keinginan untuk menyatukan orang-orang dengan budaya yang beragam."

"Nishida menawari saya posisi itu dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya bukan seorang insinyur. Dan ia menjawab bahwa kami sudah memiliki cukup banyak insinyur, dan mereka sangat bagus."

"Saya tidak bermaksud untuk menjadi lebih baik daripada siapa pun dalam peran spesifik mereka, tetapi untuk mencoba menyatukan semua bagian," ungkap Pavesio.

Halaman:

Tags

Terkini