SportlinkNews - Lionel Messi baru saja mencetak sejarah di AS sebelum memulai kampanye Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Argentina.
Kali ini, ia mencapainya tanpa mencetak gol di lapangan. Tapi dari sebuah koleksi kartu yang menampilkan dirinya.
Kartu koleksi, "2024-25 Topps Now MLS Gold 1-of-1," yang menampilkan Messi dan bintang basket Golden State Warriors, Steph Curry, melakukan selebrasi terkenal "night night," telah terjual dengan harga fantastis sebesar $111.057 (sekitar Rp 1,6 miliar).
Topps mengkonfirmasi bahwa ini adalah kartu MLS termahal yang pernah diperdagangkan.
Baca Juga: Joey Pelupessy: Pemain Muda Bikin Timnas Indonesia Terus Berkembang
Daya tarik kartu ini sepenuhnya dapat dipahami. Ini adalah hubungan antara Messi – ikon terbesar dalam sepak bola – dan Curry – salah satu superstar NBA yang paling dikenal, melalui gaya selebrasi ikonik yang melampaui batas-batas olahraga .
Rekor ini merupakan tonggak sejarah yang sangat signifikan, karena di masa lalu, kartu peringatan MLS tidak pernah memiliki status atau nilai jual yang tinggi di pasaran seperti kartu NBA atau NFL (sepak bola Amerika).
Penampilan Messi di Inter Miami benar-benar memecahkan batasan tersebut. Barang langka yang menggabungkan Messi dan Curry tidak hanya menarik kolektor MLS, tetapi juga menarik penggemar sepak bola, penggemar Golden State Warriors, dan banyak lagi.
Baca Juga: PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026
Nilai dari kesepakatan ini jauh melampaui sekadar barang koleksi. Superstar Argentina ini telah lama mengangkat status Inter Miami, menciptakan kegilaan tiket di Major League Soccer (MLS) dan secara signifikan meningkatkan pengakuan internasional liga tersebut.
Kini, citra El Pulga terus mendorong nilai penjualan kartu olahraga ke level rekor, menciptakan perpaduan unik antara sepak bola, daya tarik superstar NBA, dan suasana meriah menjelang Piala Dunia.
Peningkatan pendapatan dari lelang ini datang pada waktu yang sangat tepat bagi MLS.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Menanti Messi dan Mbappe Pecahkan Rekor
Penyelenggara liga berupaya mengubah perhatian yang diberikan pada Piala Dunia menjadi landasan untuk pertumbuhan berkelanjutan, bukan hanya sekadar euforia sesaat selama turnamen yang berlangsung sebulan penuh.
Artikel Terkait
Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia: Messi Paling Moncer, Ronaldo Jauh di Belakang
Mbappe Diperingatkan Dembele: Situasi Berbalik di Tim Nasional Prancis
Pacar Lamine Yamal Menimbulkan Kehebohan Menjelang Piala Dunia 2026
Evan Ferguson Ucapkan Selamat Tinggal kepada Roma Menjelang Kepulangannya ke Brighton
5 Poin Penting Kemenangan Susah Payah Belanda Melawan Uzbekistan