"Dengan keberadaan jangka panjang kompetisi sepak bola Eropa papan atas seperti Premier League dan Piala FA di ESPN serta Disney+, kami dapat terus menghadirkan siaran olahraga langsung yang tak tertandingi," kata Tabanera.
Baca Juga: Tanpa Megawati, Red Sparks Balaskan Dendam Tekuk Pink Spiders 3-2
Popularitas Premier League tidak hanya menjangkau Amerika Selatan, tetapi juga berkembang ke berbagai belahan dunia.
Liga ini terus menarik minat penggemar global dan menjalin kemitraan komersial yang melampaui pasar domestiknya.
Saat ini, Amerika Utara dan Asia menjadi dua wilayah paling potensial dalam ekspansi pasar Liga Inggris.
Baca Juga: Hadapi Persik Kediri, Jan Olde Riekerink: Kami akan Bermain dengan Gaya Sendiri
Direktur Media Liga Inggris, Paul Molnar, mengungkapkan rasa puasnya atas perpanjangan kontrak hak siar dengan ESPN.
"Kami sangat senang ESPN memilih untuk memperpanjang kemitraan jangka panjang mereka dengan Premier League selama tiga tahun ke depan," ujar Molnar.
"ESPN memberikan liputan luar biasa bagi penggemar dengan siaran langsung pertandingan dan program-program menarik lainnya."
Baca Juga: Paul Munster Siapkan Strategi Jitu Redam Serangan Persib Bandung
"Kami sangat antusias untuk terus menjadi bagian utama dalam program olahraga langsung mereka," tambahnya.
Bagi ESPN, sepak bola tetap menjadi prioritas utama dalam portofolio siaran olahraga mereka.
Namun, pada pekan yang sama, ESPN juga mengumumkan keluarnya dari bisnis hak siar baseball setelah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya untuk menyiarkan Major League Baseball (MLB) musim depan.
Keputusan ini menunjukkan bahwa ESPN lebih memilih untuk memperkuat posisinya dalam dunia sepak bola dibandingkan mempertahankan hak siar liga baseball Amerika Serikat.
Dengan langkah ini, ESPN semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tayangan sepak bola terbaik bagi para penggemar di seluruh dunia.