SportlinkNews - Masa depan Chelsea Football Club kini berada dalam ketidakpastian setelah kabar muncul bahwa Clearlake Capital, pemilik mayoritas klub, berencana untuk membeli saham minoritas yang dimiliki oleh Todd Boehly.
Saat ini, Boehly memegang 13% saham di klub Liga Primer Inggris tersebut, tetapi Clearlake dilaporkan ingin mengakuisisi saham Boehly untuk mengurangi pengaruhnya terhadap manajemen klub.
Clearlake saat ini menguasai 61,5% saham Chelsea, sementara sisa saham klub tersebar di antara beberapa anggota konsorsium yang meliputi Todd Boehly, Mark Walter, dan Hansjörg Wyss.
Baca Juga: Adidas Luncurkan Koleksi Tote Bag Bagi Kaum Hawa Pencinta Golf
Boehly, yang menjadi figur penting di balik pengambilalihan klub pada tahun 2022 dengan biaya sekitar £4,25 miliar setelah Roman Abramovich terpaksa menjualnya, kini menjadi Chairman klub.
Dia juga sempat menjabat sebagai Direktur Olahraga sementara, mengendalikan aktivitas transfer klub yang membuat Chelsea menghabiskan lebih dari £1 miliar untuk mendatangkan 39 pemain sejak 2022.
Meskipun pengeluaran besar-besaran tersebut, performa Chelsea di lapangan tidak mencerminkan investasi besar yang telah dilakukan.
Baca Juga: Bali United Gagal Amankan 3 Poin dari Arema, Teco Bereaksi Begini
Pada musim 2022-2023 dan 2023-2024, Chelsea hanya finis di posisi ke-12 dan ke-6, sebuah hasil yang jauh dari harapan para pemilik dan pendukung.
Kini, pimpinan Clearlake, Behdad Eghbali dan José E Feliciano, ingin mengambil langkah untuk menghapus peran Boehly secara permanen dengan membeli sahamnya.
Namun, meskipun ada potensi Boehly diberikan peran seremonial di klub, kabarnya pengusaha asal Amerika Serikat tersebut enggan untuk menjual.
Baca Juga: 2 Kali Ditolak Klub Beken Brasil, Sergio Ramos Masih Nganggur
Lebih dari itu, Boehly dikabarkan sedang menyusun rencana bersama investor potensial untuk mengakuisisi saham mayoritas Clearlake, dengan nilai klub diperkirakan mencapai £2,5 miliar.
Menurut laporan, tantangan utama bagi Clearlake adalah mendapatkan persetujuan Boehly untuk menjual sahamnya.