Biaya pembangunan kembali stadion diperkirakan mencapai £1 miliar, sementara biaya membangun stadion baru bisa mencapai £2 miliar.
Baca Juga: PON XXI 2024 Aceh-Sumut: Akhir Pekan Mendebarkan untuk Jakarta dan Jabar
Meskipun biaya yang sangat besar ini menjadi tantangan utama, proyek regenerasi ini telah mendapatkan dukungan dari Walikota Greater Manchester, Andy Burnham.
Burnham menyebut bahwa Manchester memiliki warisan sepak bola yang kuat dan proyek regenerasi Old Trafford akan menjadi babak berikutnya dari sejarah kota ini.
Menurut Burnham, regenerasi ini tidak hanya berfokus pada stadion, tetapi juga akan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat dan penggemar.
Baca Juga: Raih Medali Emas Atlet Tolak Peluru Jawa Barat Ini Akan Pensiun Usai PON XXI
Trafford Council dan GMCA memandang proyek ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan ekonomi lokal.
Anggota Dewan Liz Patel, yang bertanggung jawab atas Ekonomi dan Regenerasi di Dewan Trafford, menyatakan bahwa rencana regenerasi Trafford Wharfside mencakup pembangunan hingga 5.000 rumah baru serta ruang ritel baru.
Ini diharapkan dapat menjadikan Trafford sebagai destinasi menarik bagi para pelaku usaha dan penghuni baru.
Baca Juga: Menpora Apresiasi Kerja PB PON XXI Wilayah Sumut, Yang Ada Kekurangan Harus Dituntaskan
Trafford Wharfside, dengan lokasinya yang strategis di dekat Media City dan pusat kota Manchester, diharapkan menjadi pusat dinamika ekonomi baru.
Patel menambahkan bahwa rencana ini akan membawa perubahan transformasional dan menjadikan Trafford sebagai tempat yang lebih dinamis, baik bagi bisnis maupun masyarakat.
Regenerasi Old Trafford tidak lepas dari visi ambisius Manchester United untuk membawa klub kembali ke kejayaannya.
Baca Juga: Jadwal Lengkap PON 2024 Wilayah Sumatera Utara Sabtu, 14 September
Sir Jim Ratcliffe, pemilik minoritas klub, awalnya membayangkan Old Trafford sebagai "Wembley of the North" yang dapat menarik perhatian nasional dan internasional.