Kebutuhan untuk memperbarui stadion ini semakin terlihat jelas setelah insiden pada pertandingan kandang di bulan Mei, di mana hujan deras mengakibatkan kebocoran dan banjir di stadion.
Masalah ini menekankan perlunya pembangunan ulang yang mendesak untuk menjaga reputasi Old Trafford sebagai salah satu stadion terkemuka di dunia.
Baca Juga: Mantan Menpora Apresiasi Kerja PB PON XXI Sumut Meski Anggaran Terlambat Turun
Meskipun tantangan pendanaan menjadi salah satu isu utama dalam proyek ini, Manchester United terus berupaya melibatkan pemerintah dalam pembiayaannya.
Tanpa dukungan yang cukup dari pemerintah, proyek ini berisiko tidak dapat terwujud dalam skala yang diinginkan.
Rencana regenerasi Old Trafford menunjukkan ambisi Manchester United untuk tidak hanya memperbaiki fasilitas stadion, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Pertandingan PON XXI Wilayah Aceh Hari Ini Sabtu 14 September
Kemitraan dengan Trafford Council dan GMCA menunjukkan komitmen klub dalam menciptakan proyek regenerasi yang melampaui sepak bola, dengan fokus pada manfaat sosial dan ekonomi bagi wilayah sekitarnya.
Dengan visi yang ambisius serta dukungan dari pemimpin lokal dan pemerintah, proyek ini diharapkan dapat memberikan perubahan signifikan bagi wilayah Trafford, memperkuat warisan sepak bola Manchester, dan memajukan ekonomi kawasan tersebut.***