SportlinkNews - Jakarta untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah turnamen resmi Federasi Padel Internasional (FIP), FIP Bronze Jakarta dan FIP Promises Jakarta 2026, 8-12 Juli mendatang di Rana Grounds, Mampang, Jakarta.
Dua turnamen yang digelar secara beruntun itu menjadi tonggak baru perkembangan padel nasional sekaligus menegaskan semakin besarnya posisi Indonesia dalam kalender kompetisi internasional.
FIP Bronze akan mulai bergulir pada Rabu, 8 Juli, dengan menghadirkan lebih dari 200 atlet putra dan putri dari berbagai negara.
Baca Juga: Nyali Para Pemain Inggris Patut Dapat Pujian Tinggi
Sejumlah pemain dari Spanyol, Meksiko, Argentina, Kazakhstan hingga Indonesia dipastikan ambil bagian, sementara daftar peserta masih berpeluang bertambah karena masih terdapat atlet yang masuk waiting list.
Sehari berselang, giliran FIP Promises yang menjadi panggung bagi ratusan pemain junior kategori U-14, U-16, dan U-18.
Ajang tersebut diharapkan menjadi kesempatan berharga bagi atlet-atlet muda Indonesia untuk menambah pengalaman bertanding melawan pemain dari berbagai negara.
Baca Juga: Pecahkan Rekor Klub Rp2,4 Triliun, Sandro Tonali Gabung Tottenham Hotspur
Wakil Ketua Umum PBPI Mochtar Sarman mengatakan, penyelenggaraan turnamen internasional pertama di Jakarta merupakan langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak kompetisi bergengsi di Indonesia.
"Jakarta sebagai kota yang paling merasakan pesatnya perkembangan olahraga padel tentu sudah menunggu momen ini," kata Mochtar dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
"Kami berharap tidak hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga bisa melihat atlet-atlet nasional menunjukkan kualitasnya dan menginspirasi semakin banyak orang untuk bermain padel," tambahnya.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Kontrak Pratama Arhan
Menurutnya, kehadiran ratusan atlet internasional juga diharapkan memberi dampak positif bagi promosi Jakarta sebagai destinasi sport tourism.
"Kami berharap para atlet internasional menikmati pengalaman mereka selama berada di Jakarta. Ketika kembali ke negaranya masing-masing, mereka membawa kesan positif tentang Indonesia dan Jakarta," tuturnya.
Sementara itu, Head of International Relations PBPI Maximiliano Baratawidjaja mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut dengan memberikan dukungan langsung kepada para atlet Indonesia.
Baca Juga: Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Brasil Catat Rekor Terburuk dalam 36 Tahun
Ia menilai FIP Bronze Jakarta dan FIP Promises menjadi bukti bahwa padel di Indonesia terus berkembang dan layak diperhitungkan di level internasional.
"Kami mengajak masyarakat datang langsung atau menyaksikan melalui YouTube. Turnamen ini membuktikan padel bukan sekadar tren, melainkan olahraga dengan potensi besar di Indonesia," ucapnya.
Ia menambahkan, atlet Indonesia akan mendapat kesempatan menguji kemampuan menghadapi pemain-pemain profesional dari berbagai negara sehingga menjadi pengalaman penting dalam meningkatkan kualitas permainan.
Baca Juga: Tinggalkan Gresini Racing, Alex Marquez Resmi Gabung KTM
PBPI juga memastikan penyelenggaraan turnamen internasional di Indonesia tidak berhenti sampai di sini.
Setelah FIP Bronze Jakarta 2026, Indonesia dijadwalkan kembali menjadi tuan rumah FIP Asia Promises pada November mendatang sebagai bagian dari upaya membangun kalender kompetisi internasional yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Olahraga Padel akan Dipertandingkan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Bertemu Menpora Erick Thohir, Ketum PB Padel Indonesia Laporkan Prestasi yang Diraihnya
Didukung Selebriti dan Dicintai Messi & Ronaldo Padel Melangkah Jauh Menuju Olimpiade
Turnamen Padel Team Showdown Jawa Barat 2026-Bandung Raya Series Siap Digelar
PBPI Minta Kajian Ulang Larangan Lapangan Padel di Permukiman Jakarta