SportlinkNews - Turnamen Padel FIP Bronze Jakarta dan FIP Promises Jakarta 2026 bukan hanya menghadirkan persaingan atlet-atlet padel dari 31 negara.
Bagi Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), turnamen internasional tersebut juga menjadi panggung penting untuk mengidentifikasi pemain-pemain yang berpotensi memperkuat tim nasional pada masa mendatang.
Ajang yang berlangsung di Rana Grounds, Mampang, Jakarta, pada 8-12 Juli itu menjadi penyelenggaraan terbesar dalam sejarah padel Indonesia.
Baca Juga: Persib Kontra Arema FC Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
Sebanyak 510 peserta akan tampil pada dua kategori, yakni FIP Bronze untuk kelompok dewasa dan FIP Promises bagi atlet junior U-12, U-14, U-16, dan U-18.
Wakil Ketua Umum I PBPI Mochtar Sarman mengatakan, setiap atlet yang tampil berkesempatan mengumpulkan poin resmi Federasi Padel Internasional (FIP).
Bagi PBPI, capaian tersebut menjadi salah satu tolok ukur dalam memantau perkembangan pemain yang berpotensi dipanggil ke tim nasional.
Baca Juga: Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp6 Miliar
"Akumulasi poin FIP menjadi salah satu indikator kami dalam memantau atlet yang berpeluang memperkuat timnas. Selain itu, peringkat dunia juga memudahkan klub dan pengurus daerah mengidentifikasi pemain berbakat," ujar Mochtar di Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.
Menurutnya, poin FIP tidak hanya berdampak pada proses seleksi tim nasional.
Semakin tinggi peringkat seorang atlet, semakin besar pula peluangnya tampil langsung di berbagai turnamen internasional sebagai unggulan (seeded player), sehingga jalur pengembangan karier menjadi lebih terbuka.
Baca Juga: Tinggalkan Gresini Racing, Alex Marquez Resmi Gabung KTM
PBPI berharap momentum sebagai tuan rumah dapat dimanfaatkan para pemain Indonesia untuk mengukur kemampuan menghadapi atlet-atlet mancanegara sekaligus memperkaya pengalaman bertanding di level internasional.
Sementara itu, Head of International Relations PBPI Maximiliano Velasco Baratawidjaja mengatakan FIP Bronze Jakarta dan FIP Promises merupakan turnamen internasional terbesar yang pernah digelar di Indonesia.
Hal itu karena untuk pertama kalinya kompetisi kelompok dewasa dan junior diselenggarakan secara bersamaan dalam satu ajang.
Baca Juga: Sebut Keputusan FIFA Seperti April Mop, Rudi Garcia Sesalkan Kartu Merah Balogun DItangguhkan
"Turnamen ini terbuka bagi atlet putra dan putri dari berbagai negara. Selain menjadi ajang persaingan, para peserta juga memperebutkan poin FIP yang sangat penting untuk meningkatkan peringkat dunia," kata Maximiliano.
FIP Bronze akan diikuti lebih dari 200 atlet dari berbagai negara, termasuk Spanyol, Meksiko, Argentina, Kazakhstan, dan Indonesia.
Sementara itu, FIP Promises akan menghadirkan ratusan pemain junior yang akan bersaing hingga partai final pada 12 Juli.