Instruktur Max Verstappen Ungkap Rahasia saat Oscar Piastri Menantang

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 15 September 2025 | 11:40 WIB
Juara F1 dari Red Bull, Max Verstappen (kiri) dan Oscar Piastri, pembalap McLaren. (Formula1)
Juara F1 dari Red Bull, Max Verstappen (kiri) dan Oscar Piastri, pembalap McLaren. (Formula1)

SportlinkNews - Instruktur Max Verstappen dengan jenaka menceritakan tes Nurburgring. "Untungnya saya punya tenaga lebih besar," tandasnya.

Max Verstappen perlu mengikuti tes mengemudi di Nurburgring Nordschleife pada hari Jumat. Instrukturnya, Andreas Gulden, telah berbagi pengalamannya dengan juara dunia F1 empat kali tersebut.

Max Verstappen sangat terkesan dengan instrukturnya di Nurburgring Nordschleife, Andreas Gulden, yang menceritakan pengalamannya mengajari juara dunia F1 empat kali tersebut.

Baca Juga: Dukung Kepindahan Valtteri Bottas ke Cadillac F1, Lewis Hamilton: Dia Orang yang Tulus

Pembalap Red Bull tersebut telah berhasil mendapatkan lisensi kategori A untuk sirkuit legendaris tersebut, setelah menyelesaikan 14 putaran di sirkuit neraka hijau tersebut dalam balapan empat jam pada hari Sabtu.

Meskipun pembalap asal Belanda tersebut tidak berhasil mendapatkan dua hasil klasifikasi yang diperlukan, sebuah panel mengabaikan persyaratan tersebut dan memberinya lisensi kelas yang lebih tinggi.

Namun, Verstappen memenuhi semua kriteria hingga saat itu, termasuk mengikuti ujian teori dan lintasan pada hari Jumat, yang diperlukan untuk mendapatkan SIM kategori B, langkah di bawahnya.

Baca Juga: Kejuaraan Tinju Piala Panglima TNI Jadi Wujud Nyata Pertina Menjaring Atlet Berbakat

Hal itu memungkinkan pembalap Red Bull untuk balapan di sirkuit ternama tersebut, dan Gulden, instrukturnya untuk putaran-putaran awal tersebut, mengenang muridnya yang berprestasi.

"Fantastis rasanya bisa melaju beberapa putaran di depan sang juara dunia," ujarnya kepada De Telegraaf.

"Untungnya saya punya tenaga yang jauh lebih besar, kalau tidak, mungkin hasilnya tidak akan memuaskan..."

"Kami berkomunikasi lewat radio dan saya memberinya beberapa tips, tetapi akhirnya kami juga sedikit bermain-main. Dia pakai ban slick, saya pakai ban jalan raya biasa, dan saya benar-benar memacu dengan sangat kencang. Dia pikir itu lucu, dan saya rasa dia juga menghargainya."

Baca Juga: KONI Lampung Lepas Kontingen ke POMNAS 2025, Unila Pasok Atlet Terbanyak

Ada banyak publisitas seputar keputusan Verstappen untuk meninggalkan mobil balap single-seater, dan ini adalah langkah signifikan pertama yang diambil pembalap berusia 27 tahun itu menuju balap ketahanan di masa depan.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: RacingNews365

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X