Awal Musim Buruk Manchester United Bisa Menjadi Pertanda Baik, Meski Stastitik Amorim Terburuk

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 15 September 2025 | 08:46 WIB
Ruben Amorim adalah pelatih terburuk di Liga Primer.
Ruben Amorim adalah pelatih terburuk di Liga Primer.


SportlinkNews - Awal musim buruk Manchester United sebenarnya bisa menjadi pertanda baik.

Hal itu terlepas dari statistik yang menunjukkan Ruben Amorim adalah pelatih terburuk di Liga Primer.

Pada hari yang emosional di Etihad, Minggu 14 September 2025, setelah kematian Ricky Hatton yang memilukan, Phil Foden dan dua gol Erling Haaland menyapu bersih Setan Merah.

Baca Juga: Liga Inggris: Haaland Cetak Brace, City Pertegas Dominasi atas United

Kekalahan 3-0 tersebut menyusul tamparan 1-0 dari Arsenal, hasil imbang 1-1 dengan Fulham, dan kemenangan tipis 3-2 atas Burnley sebelum jeda internasional.

Ini berarti Manchester United hanya mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan pertama – menempatkan mereka di posisi ke-14 klasemen – dengan selisih gol -3.

Setan Merah kini terpaut delapan poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. Namun, kembalinya empat poin dari empat pertandingan itu ironisnya mungkin bukan kabar terburuk.

Baca Juga: Hendra Setiawan Turun Gunung, Borong Dua Gelar di BWF World Senior Championships 2025

Karena, meskipun ini adalah awal musim terburuk klub sejak 1992-93, Sir Alex Ferguson masih berhasil membawa timnya meraih gelar Liga Primer perdana di akhir musim tersebut.

Namun, angka-angka dari Opta menunjukkan hasil yang suram bagi Ruben Amorim, yang berusia 40 tahun.

Ia memimpin pertandingan pertamanya bersama Manchester United pada 24 November tahun lalu, saat bermain imbang 1-1 dengan Ipswich.

Baca Juga: Ricky Hatton Berpulang, Karier Gemilang Sang ‘Hitman’ Abadi di Dunia Tinju

Dan sejak mengambil alih, dari 17 klub Liga Primer yang selalu ada, tidak termasuk klub yang promosi dan degradasi, Setan Merah yang sedang berjuang berada di posisi terbawah klasemen.

Mereka hanya meraih 31 poin dari 31 pertandingan, termasuk hanya delapan kemenangan.

Itu adalah jumlah poin yang sama persis dengan Tottenham tetapi dengan selisih gol yang lebih buruk, yaitu -13 berbanding -4.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: the sun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X