SportlinkNews - Max Verstappen menunjukkan kepada Lando Norris dan Oscar Piastri bahwa mereka memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar 'aturan pepaya' mereka jika ingin memenangkan gelar juara dunia.
Juara dunia empat kali itu mendominasi dari awal hingga akhir di Texas Grand Prix AS, Minggu 19 Oktober 2025.
Ia terus mempertahankan gelarnya dengan mempertaruhkan nyawanya. Verstappen mulai bisa mengontrol Red Bull RB21 sehingga terus berada di jalur kemenangan.
Baca Juga: Aston Martin Bantah Adanya Pembicaraan Tentang Pengunduran Diri Fernando Alonso di F1 2027
Menyusul sukses di Circuit of the Americas, ia kini mengantongi total 306 poin. Pembalap Belanda tersebut terpaut 26 poin dari Lando Norris, yang duduk di peringkat kedua klasemen.
Kurang dari dua bulan yang lalu, Verstappen tertinggal 104 poin.
Namun, ia meninggalkan Austin kemarin, tiba-tiba hanya terpaut 40 poin dari pemuncak klasemen Oscar Piastri.
Norris melakukan aksi menyalip Charles Leclerc di akhir balapan untuk memastikan posisi kedua dan tambahan tiga poin krusial dengan lima putaran tersisa.
Baca Juga: Sebuah Ode untuk Pierre-Emerick Aubameyang: Sang Pemain Pertunjukan Terhebat
Sementara itu, Piastri menyelesaikan balapan di posisi kelima, di belakang Lewis Hamilton, dan kini hanya unggul 14 poin dari Norris di klasemen pembalap.
Verstappen membuat segalanya tampak mudah di akhir pekan di mana 'aturan pepaya' McLaren, yang menyatakan tidak boleh ada kontak fisik antar rekan satu tim, kembali dilanggar, seperti di Singapura.
Piastri berada di posisi sulit hampir sepanjang balapan dan membuat dirinya dan Norris tersingkir dari sprint race dengan kesalahan di tikungan pertama lap pertama.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Gagal Manfaatkan Absennya Marc Marquez di MotoGP Australia 2025
Verstappen hampir saja berkata 'tahan birku' ketika ia mengamankan pole position di kualifikasi dengan hanya mencatatkan satu waktu setelah tidak mencapai garis start tepat waktu untuk flying lap-nya.
Artikel Terkait
Miskin Kemenangan, Jenson Button Sebut Tahun 2026 Jadi Penentu Lewis Hamilton di Ferrari
Skandal VAR Nodai Kemenangan Milan atas Fiorentina
Klasemen Serie A: Rafael Leao dan VAR Antar Milan ke Puncak
Sport Science untuk Olahraga Motor
Ronaldo Ajari Penggemar Berat iShowSpeed Selebrasi Menabuh Drum