Kritik Pedas Steward, Lewis Hamilton Mundur dari GP Brasil

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 10 November 2025 | 10:14 WIB
Lewis Hamilton menabrak bagian belakang Franco Colapinto di lintasan lurus utama dan merusak sayap depannya.
Lewis Hamilton menabrak bagian belakang Franco Colapinto di lintasan lurus utama dan merusak sayap depannya.

SportlinkNews - Lewis Hamilton mengecam para pengawas F1 sebagai lelucon belaka sebelum akhirnya mundur di lap ke-40 setelah Grand Prix Brasil yang buruk.

Juara dunia tujuh kali itu mengalami kerusakan di awal balapan yang menyebabkan ia harus pit stop lebih awal, sebelum akhirnya ia dikenai penalti waktu lima detik.

Awal balapan yang buruk bagi Hamilton, yang merupakan warga negara kehormatan Brasil, karena ia turun lima peringkat hingga ke posisi ke-18 setelah bersenggolan dengan Carlos Sainz.

Baca Juga: Lando Norris Memimpin Perebutan Gelar Juara dengan Kemenangan Meyakinkan di F1 Mexico City GP

Dan kemudian di lap tersebut, ia menabrak bagian belakang Franco Colapinto di lintasan lurus utama dan merusak sayap depannya.

Gabriel Bortoleto, yang lahir di Sao Paulo, kembali mengalami kecelakaan setelah tabrakan sprint race, di mana ia terhimpit oleh Lance Stroll dan tidak bisa berbuat apa-apa selain berputar dan menabrak dinding pembatas.

Safety car awal dipanggil di lap kedua saat Hamilton masuk pit untuk mengganti sayap depan, sementara mobil Bortoleto masih dalam proses pembersihan.

Sore itu Hamilton semakin buruk dengan ucapannya di radio tim sebelum pit stop keduanya: "Bung, saya akan jatuh di sini. Saya akan terus mencoba. Mobilnya sangat tidak stabil."

Baca Juga: Celta Vigo 2-4 Barcelona: Hattrick Lewandowski Memangkas Jarak dengan Real Madrid

Hamilton kemudian terlihat lamban di posisi ke-17 dan kemudian di lap ke-29 terkena penalti waktu lima detik karena menyebabkan tabrakan awal dengan Colapinto di lap pembuka.

Pembalap Inggris itu marah besar kepada para steward setelah menerima penalti waktu lagi dan menggerutu di radio timnya: "Orang-orang ini lelucon. Benar-benar lelucon."

Mimpi buruknya berakhir di lap ke-40 saat ia pensiun di garasi Ferrari di Brasil, patah hati di negara yang selalu dekat di hatinya.

Baca Juga: Inter 2-0 Lazio: Lautaro Martinez Inspirasi Puncak

Sementara itu, Lando Norris dari McLaren menutup akhir pekan impiannya untuk harapan gelar juara dengan kemenangan lainnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: the sun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X