Namun, baik Senna maupun Schumacher tidak berhasil meraih tiga kemenangan grand prix pertama mereka secara berturut-turut.
Prestasi itu justru diraih oleh Damon Hill pada tahun 1993 bersama Williams dan Mika Hakkinen pada tahun 1997 dan 1998 bersama McLaren.
Damon Hill dan Hakkinen juga kemudian menjadi juara dunia – Hill pada tahun 1996, Hakkinen pada tahun 1998 dan 1999.
Baca Juga: Liga Champions: Data dan Fakta Menarik Duel Arsenal Vs Atletico Madrid
Fakta ini semakin menegaskan validasi keputusan awal kepala tim Mercedes, Toto Wolff, untuk mempromosikan Antonelli ke tim Formula 1 pabrikan saat masih remaja.
Taruhan itu sudah membuahkan hasil yang luar biasa di musim kedua Antonelli. Namun Wolff dengan cepat meredam ekspektasi setelah Grand Prix Miami.
Berbicara kepada Sky Sports UK, Wolff menyampaikan, “Saya harap dia dapat melanjutkan tren positif ini. Yang terpenting adalah jangan sampai terbawa suasana.”
Baca Juga: Arsenal Vs Atletico Madrid: Siapa yang akan Lolos ke Final Liga Champions?
Namun demikian, hasil Antonelli sejauh ini memberi Wolff setiap alasan untuk optimis tentang apa yang akan terjadi di masa depan.
“Dia memiliki kecepatan. Dan sekarang kita menambahkan lebih banyak pengalaman. Saya pikir kita berbicara tentang banyak kesuksesan di masa depan,” ucap Wolff.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN) https://www.whatsapp.com/channel/0029VbBJsmeAojYz8ew65V0a
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik GP Jepang: Sempat Memimpin Balapan, Rookie Mercedes Kimi Antonelli Catat Lap Tercepat
Mercedes Beli Saham Tim Alpine F1, Audi Menanggapinya Santai
Mercedes Kembali Raih Double Podium di GP China, Kimi Antonelli Ungguli George Russell dan Lewis Hamilton
Kimi Antonelli Kuasai GP F1 Jepang, Oscar Piastri dan Charles Leclerc Gagalkan Double Podium Mercedes