Hingga saat ini, Sir Jackie Stewart tetap menjadi sosok penting dalam dunia olahraga ini. Ia melakukan debut Formula 1 pada tahun 1965, dan penampilannya sangat memukau. Sebagai pembalap debutan (rookie), ia meraih lima podium—termasuk kemenangan perdana di Italia—dan finis di posisi ketiga dalam klasemen kejuaraan.
Setelah pindah ke Matra pada tahun 1968, performa Stewart meningkat; ia finis di posisi kedua klasemen sebelum akhirnya memenangkan Kejuaraan Pembalap pada tahun berikutnya.
Kepindahannya ke Tyrrell pada tahun 1970 juga terbukti sukses, karena ia berhasil meraih gelar juara pada musim keduanya bersama tim tersebut dengan mengoleksi enam kemenangan.
Baca Juga: Tinggalkan Manchester City, Tijjani Reijnders Resmi Bergabung dengan Al Qadsiah
Pada musim terakhirnya di Formula 1, Stewart mengakhiri kariernya dengan gemilang. Setelah paruh pertama musim yang sengit—di mana Stewart dan Emerson Fittipaldi berbagi kemenangan dalam enam balapan awal—ikon F1 ini berhasil mempertahankan performa apiknya dan merebut gelar juara.
8. Nigel Mansell
Lotus, Williams, Ferrari, McLaren
Tekad kuat Nigel Mansell sepanjang karier balapnya menjadikannya sosok yang sangat digemari para penggemar. Pada tahun 1980, ia mulai membalap untuk Lotus dan meraih beberapa podium sebelum bergabung dengan Williams.
Pembalap asal Inggris ini meraih kesuksesan bersama tim yang berbasis di Oxfordshire tersebut; ia kerap memenangkan balapan, meski sempat kehilangan gelar juara secara dramatis pada balapan terakhir musim 1986.
Baca Juga: Evolusi dan Dampak Sport Science pada Performa Atletik
Setelah mengumumkan pensiun pada tahun 1990, ia sempat diprediksi akan dikenang sebagai salah satu pembalap hebat yang gagal meraih gelar juara. Namun, Mansell kembali dan mencatatkan lima kemenangan berturut-turut di awal musim 1992, lalu menambah empat kemenangan lagi serta tiga kali finis di posisi kedua.
7. Fernando Alonso
Minardi, Renault, McLaren, Renault, Ferrari, McLaren, Alpine, Aston Martin
Fernando Alonso akan dikenang sebagai salah satu sosok legendaris dalam olahraga ini. Pembalap asal Spanyol ini memulai kariernya bersama tim Minardi pada tahun 2001. Alonso kemudian bergabung dengan Renault dan mencetak sejarah pada tahun 2005.
Dengan mematahkan dominasi lima gelar juara dunia berturut-turut milik Michael Schumacher, Alonso menjadi pembalap termuda yang pernah memenangkan kejuaraan tersebut. Tahun berikutnya, ia kembali mencatatkan rekor sebagai pembalap termuda yang meraih gelar juara secara berturut-turut.
Baca Juga: Inter Kirim Penawaran Tertulis untuk Jones ke Liverpool
Ia sempat meninggalkan dunia balap pada tahun 2018, namun kembali secara mengejutkan tiga tahun kemudian dengan bergabung bersama Alpine. Pada tahun 2023, Alonso pindah ke Aston Martin dan masih menikmati kiprahnya berkompetisi di level tertinggi.
Artikel Terkait
Terungkap, Ini Alasan Fabio Quartararo Pindah ke Pabrikan Honda Mulai Tahun 2027
Jay Idzes Bisa Kehilangan Rekan Lagi, Lazio Incar Pinamonti Setelah Gagal Rekrut Dieng
Atalanta Vs Hapoel Tel Aviv: Scalvini Harus Keluar Lapangan karena Cedera Dini
Lekukan Tubuh Pacar Bellingham Mendapat Nilai Sempurna
Heboh! Ronaldinho Kembali Bermain di Liga Italia
Mirip Yamal: Arsenal Menjajaki Langkah Ambisius untuk 'Calon Pemenang Ballon d'Or'