Prestasi F1 Jeblok, Renault Pertimbangkan Menjual Alpine

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Kamis, 11 April 2024 | 12:00 WIB
BWT Alpine F1 Team saat mengikuti GP Jepang di Suzuka (formula1.com)
BWT Alpine F1 Team saat mengikuti GP Jepang di Suzuka (formula1.com)

SportlinkNews - Performa Alpine di Formula 1 yang jauh dari yang diharapkan memicu pembicaraan bahwa perusahaan induknya Renault tengah mempertimbangkan untuk menjual skuadnya itu.

Namun, menurut informasi yang dikumpulkan, rencana penjualan skuad mobil tersebut kemungkinan besar akan dilakukan dengan syarat pemilik barunya akan tetap menggunakan mesin Renault.

Empat balapan di awal musim 2024 telah membuat Alpine terpuruk. Mereka berada di urutan terakhir klasemen konstruktor dengan poin nol bersama Sauber dan Williams.

Baca Juga: Usai GP Jepang, Verstappen dan Red Bull Kuasai Klasemen Pembalap dan Konstruktor F1

Namun, tampaknya Alpine adalah perusahaan yang paling tidak kompetitif di antara ketiga perusahaan tersebut.

Dan, yang lebih buruk lagi, perusahaan ini bukanlah perusahaan pelanggan melainkan tim pekerja yang sepenuhnya didukung oleh raksasa mobil Renault.

Pada bulan Februari 2023, pada kesempatan presentasi mobil F1 barunya, pemimpin tim menunjukkan tujuan yang ambisius.

Baca Juga: Max Verstappen Rebut Podium Utama F1 GP Jepang di Suzuka

Usai finis keempat pada kejuaraan konstruktor 2022, target barunya adalah finis podium sebanyak-banyaknya dan semakin dekat dengan posisi tiga besar yang saat itu dihuni Red Bull, Ferrari, dan Mercedes.

Satu tahun berlalu, skenario tersebut berubah drastis. CEO Laurent Rossi dan Kepala Tim Otmar Szafnauer hengkang.

Kemudian disusul dua tokoh penting tim, Direktur Olahraga Alan Permane dan Direktur Teknis Pat Fry yang memutuskan pergi meninggalkan tim.

Baca Juga: Charles Leclerc Tampil dengan Desain Helm Khusus di F1 GP Jepang, Hormati Mendiang Jules Bianchi

Dan alih-alih perubahan manajemen membantu skuad berkembang maju, mereka justru malah merosot ke peringkat terbawah.

Alasannya sangat kompleks, dan tidak mengherankan jika situasinya memicu pembicaraan bahwa ada pihak-pihak yang tertarik untuk melakukan pengambilalihan.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X