SportlinkNews - Gelaran GP F1 Jepang di sirkuit Suzuka diwarnai dengan insiden mengerikan yang dialami pembalap F1 Haas, Ollie Bearman, Minggu, 29/3/2026.
Bearman mengalami kecelakaan hebat di tikungan Spoon pada lap ke-22 ketika ia berbelok ke rumput dan kehilangan kendali atas mobilnya.
Manuver itu dilakukan dalam upaya menghindari tabrakan dengan Franco Colapinto saat keduanya memperebutkan posisi ke-17.
Baca Juga: Nicolo Bulega Tampil Prima di Race 1 dan Superpole Race WorldSBK Portugal
Pembalap Inggris itu melaju dengan kecepatan jauh di atas Alpine milik Colapinto dan menabrak pembatas jalan dengan benturan yang mencapai 50G.
Bearman sempat keluar dari mobilnya dan terlihat pincang saat menjauh dari lokasi kecelakaan. Dia mengalami memar di lutut kanannya, tetapi tidak mengalami patah tulang.
“Pertama-tama, semuanya baik-baik saja, saya benar-benar baik-baik saja,” kata Bearman saat mengingat kecelakaan mengerikan itu.
Baca Juga: Herdman Soroti Kunci Kemenangan Garuda, Fokus Hadapi Bulgaria di Final
“Itu momen yang menakutkan, apa yang terjadi di luar sana, tetapi semuanya baik-baik saja, itu yang terpenting. Mobilnya sedikit lebih aus, tetapi kami punya waktu satu bulan untuk memperbaiki dan kembali."
“Saya hanya bisa meminta maaf dari lubuk hati saya kepada tim atas hal itu, karena itu pekerjaan yang berat,” ucapnya.
Para pembalap F1 sempat menyatakan kekhawatiran tentang kecepatan mendekat sebagai akibat dari peraturan unit daya baru yang diperkenalkan untuk tahun 2026.
Baca Juga: Senggol Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez Diganjar Long Lap Penalty
“Itu kecepatan berlebih yang sangat besar, 50 km/jam, yang merupakan bagian dari peraturan baru ini yang saya kira harus kita biasakan."
“Sebagai sebuah tim, kami telah memperingatkan FIA tentang apa yang bisa terjadi," ujar Bearman.