SportlinkNews - Insiden yang dialami Marc Marquez dan melibatkan Fabio Di Giannnatonio di sprint race GP Amerika di COTA berbuntut panjang.
Sebelumnya, kedua pembalap bersaing ketat dalam memperebutkan posisi ketiga. Ingin membalas, Marc Marquez melaju di sisi dalam di Tikungan 12, tetapi terlalu dalam.
Alhasil, bagian depan motornya mengenai Diggia yang tak punya ruang untuk menghindar.
Baca Juga: Jay Idzes Bersinar di PSSI Awards 2026, Siap Pimpin Garuda Hadapi Bulgaria
Dari hasil pantauan FIM MotoGP Steward, Marc Marquez dinilai melakukan aksi yang membuat Diggia terjatuh.
Akibatnya, Marc Marquez mendapat ganjaran penalti pada balapan utama minggu, 29/3/2026 waktu setempat.
Situasi ini tentunya menjadi tantangan berat yang harus dijalani Marquez jika ingin memenangkan pertarunngan di COTA pada musim ini.
Pembalap Spanyol itu akan start dari posisi keenam di grid untuk balapan sebanyak 20 lap nanti.
Dengan long lap penalty, Marc Marquez bakal menghadapi situasi yang sangat berat untuk mengejar pimpinan lomba.
Tapi Marc Marquez bukanlah pembalap kemarin sore. Sanksi ini tentunya bakal membuatnya tertantang sekaligus akan menjadikannya lebih fokus dalam menjalani balapan.
Baca Juga: Jorge Martin Raih Podium Sprint Race GP Amerika Taklukkan Bagnaia, Marc Marquez Terjatuh
Ingat, Marc Marquez bisa dibilang sebagai rajanya Circuit of The Americas (COTA). Meski pada sprint race, Marc Marquez mengalami DNF (Did Not Finish/tidak finis).
Pada sprint race, Jorge Martin tampil sebagai kampiun dengan mengungguli pembalap Francesco Bagnaia dan Pedro Acosta.
Artikel Terkait
Jorge Martin Diganjar Double Long Lap Penalty Buntut Insiden Sprint Race di GP Jepang
MotoGP Singgah di Amerika Serikat, Bezzecchi Bakal Kerepotan Hadapi Marc Marquez di COTA
MotoGP: Grand Prix Amerika Jadi Cobaan Berat Pembalap yang Mengalami Cedera
Ducati Unjuk Kekuatan di COTA, Marc Marquez Kuasai Sesi Practice MotoGP Amerika