SportlinkNews - Nike dan Paris Saint-Germain (PSG) kembali menghadirkan sebuah karya klasik dari arsip mereka, yaitu jersey ikonik musim 2004-2005.
Peluncuran ulang ini menjadi bagian dari kebangkitan lini T90 yang legendaris, dengan sentuhan spesial dari salah satu legenda sepak bola, Ronaldinho.
Jersey PSG musim 2004-2005 adalah salah satu desain paling dikenal dalam sejarah klub tersebut.
Baca Juga: Striker Liverpool Darwin Nunez Resmi Pindah ke Al-Hilal
Dengan garis merah tegas yang tidak simetris melintang di sisi kiri, tepat di atas hati, dihiasi trim putih dan latar belakang biru tua, desain ini menjadi sangat khas dan menarik perhatian.
Logo sponsor ‘Thomson’ yang tertera di dada menjadi penanda era di mana Ligue 1 mulai menancapkan identitas globalnya, dan PSG tengah membangun fondasi menuju kejayaan mereka.
Jersey ini pernah dipakai oleh sejumlah pemain legendaris seperti Pedro Miguel Pauleta, yang dijuluki “Elang Azores” dan menjadi mesin gol PSG saat itu.
Baca Juga: Fin Swimming Piala Kasal 2025 Jadi Momentum Pencarian Bakat Perenang Bertalenta
Namun ada kisah menarik di baliknya: Ronaldinho, yang merupakan ikon budaya PSG, sebenarnya tidak pernah memakai desain jersey ini karena masa baktinya di klub berakhir sebelum jersey tersebut dipakai.
Oleh sebab itu, peluncuran ulang jersey ini bukan hanya soal nostalgia, tetapi juga seperti mimpi yang menjadi nyata, seolah memberi kesempatan Ronaldinho memakai jersey yang sebelumnya tak sempat dikenakannya.
Kolaborasi dengan SNIPES membawa nuansa unik dalam reissue jersey Nike PSG 04/05 T90 ini, yaitu menyatukan dua ikon besar yang nyaris tidak bertemu: jersey dan pemainnya.
Ronaldinho hadir kembali ke Paris, bukan dengan kuda, melainkan motor, mengenakan jersey kultus asli lengkap dengan setelan tracksuit T90 dan sepatu Nike Total 90 putih-merah berlogo PSG.
Gaya streetwear bertemu dengan warisan sepak bola, menciptakan harmoni yang memukau.
Artikel Terkait
Arsenal 3 Athletic Bilbao 0: Viktor Gyokeres Cetak Gol Pertama yang Tidak Biasa
Reaksi Suporter Asia Tenggara Setelah Timnas Putri Indonesia Diobok-obok Vietnam
Seni, Olahraga, dan Sains untuk Usia Dini
Pemenang Community Shield Tidak Jaminan Juara Liga Primer Inggris
Prediksi Crystal Palace vs Liverpool: Pratinjau Superkomputer Opta Community Shield