SportlinkNews - La Liga menghadirkan inovasi baru dengan meluncurkan Retro Matchday untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi tersebut.
Program ini akan digelar pada 10-13 April 2026, saat seluruh klub dari La Liga EA Sports dan La Liga Hypermotion tampil menggunakan seragam yang terinspirasi dari desain ikonik masa lalu masing-masing klub.
Sebanyak 38 klub akan ambil bagian dalam inisiatif ini.
Tidak hanya para pemain, perangkat pertandingan juga akan merasakan nuansa klasik karena wasit akan mengenakan seragam khusus yang disiapkan oleh Royal Spanish Football Federation melalui Komite Teknis Wasit (CTA).
Retro Matchday digagas sebagai cara untuk menghadirkan kembali sejarah klub ke dalam pengalaman pertandingan masa kini.
Seragam klasik yang diinterpretasi ulang tersebut diharapkan mampu menghubungkan generasi lama dan baru penggemar sepak bola, sekaligus menegaskan identitas budaya setiap klub.
Baca Juga: All England 2026: Singkirkan Pasangan Jepang Ganda Putri Indonesia Ke Perempat Final
Selama pelaksanaannya, pertandingan pekan ke-31 La Liga EA Sports dan pekan ke-35 La Liga Hypermotion akan menjadi panggung bagi seragam-seragam retro tersebut.
Setiap klub akan mengenakan desain yang terinspirasi dari era tertentu yang memiliki nilai historis dalam perjalanan mereka.
Konsep ini juga mengangkat gagasan "koleksi yang tak pernah ketinggalan zaman", di mana warisan sejarah klub diubah menjadi tren kontemporer.
Baca Juga: Kemenangan Berharga Tim Hoki Field Putra Menuju Kualifikasi Asian Games 2026
Seluruh desain jersey akan diperkenalkan kepada publik pada 19 Maret mendatang dalam ajang Mercedes‑Benz Fashion Week Madrid, salah satu perhelatan penting dalam industri kreatif internasional.
Direktur Kantor Klub La Liga, Jaime Blanco, mengatakan Retro Matchday menjadi momentum penting untuk merayakan perjalanan klub sekaligus memperkuat ikatan emosional dengan para pendukung.
"Ini kesempatan unik untuk menghormati sejarah klub-klub kami dan simbol-simbol yang telah membentuk generasi penggemar. Kami ingin membawa masa lalu ke masa kini sambil terus memperkuat warisan yang dimiliki setiap klub," kata Blanco.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Masuk Grup Neraka di ASEAN U-17 Boys Championship 2026
Lebih dari sekadar pertandingan, Retro Matchday juga dirancang sebagai pengalaman menyeluruh.
Siaran televisi dan platform digital akan menghadirkan grafis bernuansa retro, sementara berbagai aktivasi fisik dan digital akan dilakukan sebelum maupun setelah pertandingan.
Program ini turut melibatkan berbagai pihak dalam ekosistem sepak bola Spanyol, termasuk LEGENDS – The Home of Football, ruang pamer yang dikenal menyimpan berbagai artefak sejarah sepak bola dunia.
Baca Juga: Perburuan Gelar Juara Liga Primer Manchester City Tersendat, Pep Guardiola: Masih Banyak Pertandingan Tersisa
Retro Matchday sendiri menjadi bagian dari kampanye besar bertajuk "42 Warisan, 42 Cara Menang", yang menyoroti bagaimana identitas klub terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Melalui inisiatif ini, La Liga ingin menegaskan bahwa sejarah dan masa depan sepak bola dapat berjalan beriringan dalam satu panggung yang sama.
Artikel Terkait
Kolaborasi Bitget dan LALIGA Hadirkan Kampanye Baru bersama Julián Alvarez
Pendapatan LALIGA Melejit, Hak Siar Tembus €6,135 Miliar
Perkuat Kerja Sama dengan Spanyol, Delegasi China Kunjungi Markas LaLiga di Madrid
Lamine Yamal Sebut LaLiga Paling Sulit, Barcelona Harus Konsisten
Level LaLiga Masih di Bawah Jauh Dibanding Liga Primer