SportlinkNews - Tim nasional Portugal bersiap memulai langkah perdananya dalam perebutan trofi Piala Dunia 2026 dengan menantang kekuatan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka Grup K. Pertandingan krusial bagi armada asuhan Roberto Martinez ini dijadwalkan bergulir pada Rabu (17/6) malam WIB.
Namun, fokus persiapan Cristiano Ronaldo dan kolega menjelang laga pembuka tidak hanya melulu soal pemantapan taktik serta kebugaran fisik di lapangan hijau. Seluruh elemen tim Selecao das Quinas telah menyepakati sebuah komitmen emosional untuk mengenakan gelang spesial sebagai bentuk penghormatan sakral terhadap mendiang rekan setim mereka, Diogo Jota.
Aksesori simbolis tersebut dipastikan selalu melingkar di pergelangan tangan para pemain sepanjang partisipasi dalam turnamen akbar empat tahunan ini. Skuad Portugal bahkan sudah mulai membiasakan diri memakai gelang tersebut sejak menjalani sesi latihan beberapa hari lalu di kompleks Gardens North County District Park, Palm Beach Gardens.
Baca Juga: Qatar Tahan Swiss 1-1, Gol Telat Boualem Khoukhi Jadi Penyelamat
Penyerahan gelang bermakna mendalam tersebut dilakukan secara langsung oleh Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, dalam sebuah kunjungan resmi ke kamp latihan tim. Ia memanfaatkan momentum pertemuan tersebut untuk membakar semangat juang para pemain sebelum mereka bertolak menuju medan laga.
Aksi solidaritas ini sengaja diinisiasi untuk mengenang jasa besar Jota yang tercatat telah mengoleksi 49 penampilan serta menyumbang 14 gol untuk negaranya. Penyerang lincah tersebut secara tragis mengembuskan napas terakhir pada tahun lalu setelah terlibat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas yang fatal di wilayah Spanyol.
Kepergian mendadak Jota tentu meninggalkan duka yang sangat mendalam sekaligus bekas luka emosional yang sulit terhapus di dalam ruang ganti tim. Kendati demikian, kerinduan terhadap sosoknya justru ditransformasikan oleh para pemain menjadi sumber motivasi tambahan guna meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Bermain Imbang Lawan Maroko Vinicius Junior Selamatkan Muka Brasil
Gelandang kreatif Portugal, Vitinha, membeberkan desain gelang tersebut telah dirancang sedemikian rupa agar tidak melanggar regulasi ketat yang ditetapkan oleh FIFA. "Pada dasarnya, cerita tentang gelang ini adalah, ketika kami bertemu dengan Perdana Menteri, beliau menawarkan gelang ini kepada kami," ujar pilar Paris Saint-Germain tersebut.
"Mereka memastikan bahwa itu adalah gelang yang bisa kami kenakan di lapangan. Gelang itu memiliki semua spesifikasi agar kami dapat memasuki lapangan dengan mengenakannya, dengan nama semua pemain ditambah nama khusus Diogo Jota."
"Beliau membiarkan kami memilih, apakah kami ingin menggunakannya atau tidak, lalu menjelaskan bagaimana kami menggunakannya, di siang hari atau selama pertandingan. Kami menerimanya dengan penuh kasih sayang dan kami memilih untuk menggunakannya."
Baca Juga: Diktator! Neville Semprot FIFA Soal Kontroversial VAR Pertandingan Swiss vs Qatar
Di sisi lain, pelatih Roberto Martinez juga sempat mengutarakan betapa krusialnya figur Diogo Jota dalam menjaga keharmonisan hubungan antarpemain Portugal. Juru taktik berkebangsaan Spanyol tersebut sangat percaya warisan semangat dari mendiang sang penyerang akan menjadi kekuatan magis saat tim menghadapi situasi sulit.
"Diogo Jota adalah cahaya kami. Diogo adalah referensi kami tentang keinginan untuk mewujudkan apa yang menjadi mimpinya, yaitu memenangkan gelar untuk Portugal, seperti yang ia lakukan dengan memenangkan Liga Negara Eropa. Dia adalah bagian penting dari apa yang telah kami bangun di ruang ganti," ujar Martinez.
Artikel Terkait
Gara-gara FIFA, Mesir Kehilangan Lambang Tujuh Bintang di Jersey Timnasnya di Piala Dunia 2026
Jepang Ingin Juara Piala Dunia: Hanya Janji Kosong, atau Akan Membawa Kejayaan bagi Asia?
Suporter Edan! Gowes Sepeda 25.000 Km Demi Mendukung Jerman di Piala Dunia 2026
FIFA Jamin Bayar Penuh Honorarium Wasit Somalia meski Gagal Tugas di Piala Dunia 2026
Tornado Terjang Kansas City, Skuad Timnas Inggris Dievakuasi ke Ruang Pelindung