Sportlinknews - Mengikuti jejak Brasil yang berbahasa Portugis, Portugal menjadi federasi internasional terbaru yang mendapatkan kaus klasik yang dirilis ulang, dan kali ini adalah desain ikonik dari Euro 2004.
Awal tahun ini, Nike merilis ulang kaus tim nasional Brasil tahun 1998 yang menjadi terkenal karena aksi Ronaldo dan debutnya dengan R9 Mercurials di lapangan Prancis.
Tentu saja, peluncuran ini disambut dengan sangat baik oleh para penggemar di seluruh dunia, dan kini diikuti dengan peluncuran ulang kaus Portugal tahun 2004, yang menciptakan kembali tampilan era T90 dengan sempurna.
Baca Juga: Cole Palmer dan Kobbie Mainoo Tampil Berani dalam Pemotretan GQ
Peluncuran ini dilakukan di bulan-bulan terakhir kemitraan Nike x Portugal, yang berakhir pada akhir tahun.
Portugal dan Nike telah bermitra sejak tahun 1997, tetapi kemitraan tersebut akan berakhir pada akhir tahun ini, dengan PUMA yang siap mengambil alih kendali.
Ini mengakhiri salah satu asosiasi Internasional terlama bagi Nike, yang disamai oleh Brasil dan hanya dikalahkan oleh Belanda (1996) dan AS (1995).
Baca Juga: Kolaborasi Kappa dan Starcow: Simbol Harmoni Budaya Urban dan Sepak Bola
Jadi mereka mengakhiri dengan gemilang melalui peluncuran ini, mengingat kembali apa yang di atas kertas merupakan salah satu tim terhebat dalam sejarah negara itu.
Ketika itu Portugal ditopang pemain seperti Luis Figo, Rui Costa, Deco, dan bahkan Cristiano Ronaldo muda.
Kaus itu adalah kaus yang dikenakan untuk Kejuaraan Eropa kandang yang mendebarkan, meskipun pada akhirnya memilukan, dari tahun 2004.
Baca Juga: Raphinha Berikan Hadiah Lamine Yamal iPhone Emas Murni
Desainnya menggunakan dasar Sport Red yang kaya yang disempurnakan dengan desain berlian tonal yang berani dan garis emas yang menarik perhatian, sementara aksen hijau melengkapi replika yang setia.
Edisi ulang tersedia dalam dua pilihan: versi bersih tanpa nomor dan edisi edisi pemain, yang dilengkapi dengan nama 'Figo' di bagian belakang dan nomor 7, yang menciptakan kembali desain T90 melingkar yang ikonik.
Artikel Terkait
Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia vs Arab Saudi
Mengulik Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Kemenangan Pertama Harga Mati
Patung Harry Kane yang Jelek Dicap sebagai Mimpi Buruk
Indonesia vs Arab Saudi: Adu Strategi Shin Tae-yong vs Herve Renard, Siapa yang Bakal Menang di GBK?
Menpora Dito dan KONI Pusat Apresiasi Triwatty Melakukan Transformasi Pordasi