fashion

Sebuah Ode untuk Pierre-Emerick Aubameyang: Sang Pemain Pertunjukan Terhebat

Senin, 20 Oktober 2025 | 12:05 WIB
Karier Aubameyang berjalan tidak berjalan mulus yang dibayangkan banyak orang. (footballerfits)

SportlinkNews - Terkenal karena senyumnya yang ikonis, dipuja karena selebrasinya. Dihormati karena produktivitasnya, Pierre-Emerick Aubameyang melambangkan mantra – masa-masa sulit takkan pernah berakhir, hanya orang-orang tangguh yang bertahan.

Selalu tersenyum, baik di masa senang maupun susah, Auba secara konsisten menghadirkan esensi 'je ne sais quoi' dalam setiap tindakannya.

Setelah mewakili beberapa klub terbesar di dunia, termasuk klub-klub seperti Borussia Dortmund, Arsenal, Marseille, dan Barcelona, ​​orang mungkin berasumsi bahwa karier Aubameyang berjalan mulus. Namun, kenyataannya tidak demikian.

Baca Juga: Potongan Rambut Baru Ronaldo Disukai 5 Juta Penggemar

Lahir di Laval, sebuah kota di Prancis Barat, ia pindah ke akademi muda AC Milan pada tahun 2007, di usia 17 tahun.

Namun, meskipun menghabiskan tiga tahun di klub tersebut, ia tidak pernah tampil.

Sebaliknya, ia dipinjamkan tiga kali berturut-turut ke seluruh Prancis, memulai debutnya di Dijon pada tahun 2009, di usia 19 tahun, dan mengakhiri musim dengan sepuluh gol dan dua assist.

Aubameyang benar-benar melambungkan namanya di Saint-Étienne, setelah bergabung dengan status pinjaman pada Januari 2011, dan mengakhiri musim dengan empat gol dan tiga assist.

Baca Juga: Sport Science untuk Olahraga Motor

Penampilannya mendorong klub untuk mengontraknya secara permanen pada Desember 2011, dan dengan seragam hijau ikonis itulah kita melihat Auba mulai bersinar.

Mencetak sembilan belas gol di musim 12/13, Auba membuat dunia sepak bola waspada, tetapi seperti yang pernah dikatakan Bane, "Tidak ada yang peduli siapa saya sampai saya mengenakan topeng."

Seiring gol-golnya, sang penyerang mulai lebih ekspresif dalam selebrasinya, mengenakan topeng Spiderman untuk pertama kalinya setelah mencetak gol melawan Rennes.

Baca Juga: Klasemen Serie A: Rafael Leao dan VAR Antar Milan ke Puncak

Itu juga bukan terakhir kalinya kita melihat topeng itu dipakai; Sepanjang kariernya, kita telah melihatnya mengenakan topeng Batman, dengan Reus berperan sebagai Robin, dan topeng Black Panther untuk Arsenal.

Halaman:

Tags

Terkini

Kith & adidas Membangun Seluruh Semesta Messi

Jumat, 29 Mei 2026 | 11:24 WIB