Kebangkitannya di industri ini sebagai ikon mode bonafide paling terlihat pada tahun 2024, ketika ia berkolaborasi dengan rumah mode Prancis Jacquemus untuk kampanye "La Casa" mereka.
Menampilkan berbagai penampilan berani dan sebuah rumah besar Prancis yang terbuat dari kertas sebagai latar belakang, kombinasi eklektik antara pakaian dan latar belakang tersebut menegaskan kembali penerimaan pria Prancis ini terhadap industri mode dan kesediaannya untuk bereksperimen dengan berbagai gaya.
Baca Juga: Belajar dari Kasus Patrick Kluivert, PSSI Siapkan Seleksi Ketat Pelatih Timnas Indonesia
Baru-baru ini, ia dipilih langsung oleh Samuel Ross, mantan anak didik Virgil Abloh, untuk kolaborasi terbaru sang desainer, SR_A Engineered by Zara.
Meskipun gaya busana yang baru di Barcelona, sang bek sudah mahir mengenakannya, mengingat pengalamannya bersama Tim Nasional Prancis.
Catwalk Clairefontaine telah menjadi ciri khas sepak bola internasional, dengan para penggemar yang ingin melihat apa yang dikenakan pemain favorit mereka.
Salah satu penampilannya yang paling ikonis muncul pada bulan September 2024, saat ia menaiki tangga tempat latihan yang terkenal, mengenakan rok rancangan Simone Rocha yang dipadukan dengan tank top dan sepatu Timberland.
Baca Juga: Bermain Olahraga Remaja Dikaitkan dengan Kesehatan Mental yang Lebih Baik pada Orang Dewasa
Kedatangannya ini membuat penggemar dan media heboh, karena kegembiraan seputar gaya busana ini merupakan langkah lebih lanjut dalam hubungan antara sepak bola dan mode.
Sekaligus menantang stereotip maskulinitas tradisional sambil tetap tampil memukau.
Penampilan tersebut tidak hanya memperkuat rasa ingin tahu dan kreativitas Kounde yang alami, yang membuatnya menjadi hit di dunia mode, tetapi juga mengingatkan kita akan kekuatan mode dalam mengatasi isu-isu sosial.
Baca Juga: PERBATI Resmi Diterima Sebagai Anggota World Boxing secara Resmi
Pakaian selalu menjadi sebuah pernyataan, tetapi sayangnya, gebrakan para pesepak bola di dunia mode telah ditentang keras oleh beberapa media.
Selama jeda internasional Oktober 2024, kedatangan tim nasional Prancis membuat media menjadi histeris.
Respons histeris sebuah media Prancis terhadap kedatangan para pemain melambangkan tantangan yang dihadapi generasi baru pesepak bola yang menolak dibatasi oleh profesi mereka.