SportlinkNews - adidas resmi memperkenalkan TRIONDA FINAL, bola resmi yang akan digunakan pada babak semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final Piala Dunia FIFA 2026.
Berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, bola penutup turnamen kali ini hadir dengan identitas visual baru, tidak sekadar mengubah warna dari bola yang digunakan sejak fase awal kompetisi.
TRIONDA FINAL mengusung kombinasi warna emas, putih, dan hitam yang melambangkan puncak perjalanan menuju trofi Piala Dunia.
Baca Juga: Nazriel Alfaro Jadikan Piala Presiden Ajang Rebut Tempat di Tim Inti Persib
Dominasi warna emas merepresentasikan hadiah tertinggi dalam sepak bola dunia, sementara aksen hitam memberikan kesan tegas sekaligus membedakannya dari bola resmi yang telah digunakan sejak awal turnamen.
Bola tersebut merupakan pengembangan dari TRIONDA, bola resmi Piala Dunia 2026 yang diperkenalkan pada Oktober 2025.
Meski tampil dengan desain baru, adidas tetap mempertahankan teknologi dan konstruksi yang sama agar kualitas permainan tetap konsisten hingga pertandingan terakhir.
Baca Juga: Indonesia Gagal Finis Lima Besar, Kini Bidik Posisi Ketujuh AVC Cup U-18
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, adidas menghadirkan desain khusus untuk laga-laga penentuan tanpa hanya mengandalkan perubahan warna.
Desain grafis pada TRIONDA FINAL juga mengangkat empat kota tuan rumah babak akhir, yakni Dallas, Atlanta, Miami, dan New York–New Jersey, yang ditampilkan melalui elemen tipografi di setiap panel bola.
Selain itu, nama kota-kota penyelenggara lainnya turut disematkan pada grafis berbentuk segitiga yang tersebar di seluruh permukaan bola sebagai simbol perjalanan turnamen dari fase awal hingga partai puncak.
Baca Juga: Desak Made: Pernyataan Saya Bukan Kritik kepada Pihak Mana Pun, tapi Refleksi Diri
Dari sisi teknologi, TRIONDA FINAL mempertahankan konstruksi empat panel dengan jahitan di bagian dalam dan permukaan bertekstur yang dirancang untuk menghasilkan lintasan bola lebih stabil serta aerodinamis.
Desain tersebut memastikan karakter permainan tetap seragam sepanjang turnamen.
Bola ini juga tetap dibekali Connected Ball Technology, teknologi yang mampu mengirimkan data secara real time kepada perangkat pertandingan.
Baca Juga: PSSI Tunda Penerapan Suporter Tandang hingga Super League
Inovasi tersebut membantu wasit memperoleh informasi yang lebih presisi sehingga proses pengambilan keputusan di lapangan dapat berlangsung lebih cepat dan akurat.