SportlinkNews - Sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan sepak bola dan budaya Aljazair, Adidas meluncurkan kostum kandang dan tandang untuk musim 2024-2025.
Desain baru ini terinspirasi dari Karakou, pakaian tradisional yang terkenal dengan sulaman emasnya yang rumit, yang menjadi simbol kekayaan budaya negara tersebut.
Meskipun musim kompetisi klub telah berakhir, dengan hanya edisi spesial atau jersey keempat yang belum dirilis, dunia internasional tetap berperan penting dalam merayakan budaya sepak bola.
Baca Juga: Wayne Rooney Berpose dengan Istri Glamor Coleen saat Menerima Penghargaan Nordoff and Robbins
Dalam konteks ini, jersey kandang dan tandang Aljazair dari Adidas menonjol dengan desain yang merayakan warisan sepak bola yang kaya dan identitas budaya Aljazair.
Pada pandangan pertama, kostum kandang Aljazair mungkin terlihat sederhana dengan warna putih yang dominan.
Namun, jika diperhatikan lebih dekat, terdapat detail yang menakjubkan.
Baca Juga: Mengintip Koleksi Mobil Neymar Harga Rp 235 Miliar, Lengkap dengan Foto-fotonya
Kostum ini terinspirasi oleh bordir emas dari Karakou, dan meskipun tidak terlalu mencolok, elemen ini muncul sebagai cetakan timbul yang halus pada kostum.
Aksen hijau dan merah pada jersey ini melengkapi palet warna bendera nasional Aljazair.
Berbeda dengan kostum kandang, kostum tandang hadir dengan warna hijau yang lebih berani.
Baca Juga: Koleksi Retro Terbaru AS Roma dari Adidas Originals Hadirkan Sentuhan Gaya Klasik
Desain ini memadukan nuansa hijau pekat sebagai dasar dengan grafis hijau muda yang terinspirasi oleh bordir Karakou, yang berada di bagian dada dan menjalar ke bagian perut.
Lambang negara dan logo Adidas Three Stripes terletak di tengah dada, menciptakan simetri yang menawan.