Lambang “Matahari” yang disederhanakan menjadi elemen utama pada logo klub, mencerminkan kemegahan istana yang menjadi ikon.
Baca Juga: Belum Pernah Menang di Bali, PSM Makassar Bakal Jalani Laga Berat Lawan Bali United FC
Motif yang digunakan terinspirasi oleh bentuk pagar emas di pintu masuk istana dan pola halus pada permadani dindingnya.
Kombinasi warna dan pola tone-on-tone pada jersey memberikan dimensi mendalam yang memperkuat hubungan FC Versailles dengan nilai-nilai sejarah dan budaya istana.
Setiap detail pada jersey ini dirancang untuk menggambarkan identitas unik klub sekaligus menghormati warisan budaya yang luar biasa dari Istana Versailles.
Desain jersey ketiga FC Versailles ini membuktikan bahwa klub dengan status minor sekalipun mampu bersinar melalui kreativitas dan kemitraan strategis.
Kejutan seperti ini tidak hanya memperkenalkan klub kepada khalayak yang lebih luas, tetapi juga menegaskan bahwa sepak bola adalah perpaduan antara olahraga, seni, dan budaya.
Dengan desain yang berani dan penuh makna, jersey ketiga ini tidak hanya menjadi pakaian olahraga, tetapi juga karya seni yang mencerminkan sejarah dan keindahan.
Ini adalah contoh sempurna bagaimana warisan budaya dapat diadaptasi menjadi elemen modern yang relevan dengan dunia sepak bola saat ini.***