Tim hummel melakukan sesi foto langsung di Greenland dengan suhu ekstrem minus 35 derajat Celsius.
Baca Juga: Hasil Liga 1: PSM Makassar Berbagi Poin dengan PSBS Biak di Batakan
Upaya ini memperkuat autentisitas dan nilai artistik dari peluncuran jersey tersebut, menambah dimensi baru pada makna ketahanan.
Ketua Kalaallit Arsaattartut Kattuffiat (asosiasi sepak bola Greenland), Kenneth Kleist, turut memberikan pandangannya.
“Lapisan Es lebih dari sekadar keajaiban alam; ia adalah bagian dari identitas kami sebagai masyarakat yang tangguh dan bangga akan warisan budaya."
Baca Juga: Megawati Bawa Red Sparks Kandaskan Hi Pass, Ukir 11 Kemenangan Beruntun
"Jersey ini menjadi simbol kekuatan dan persatuan yang kami bawa, baik sebagai individu maupun tim."
"Kami tidak sabar untuk mengenakan jersey ini sebagai representasi siapa kami dan nilai-nilai yang kami junjung tinggi, di mana pun kami bermain,” jelas Kenneth.
Greenland, meskipun bukan kekuatan besar dalam dunia sepak bola, terus menegaskan posisinya sebagai salah satu tim internasional dengan penampilan terbaik dari segi estetika.
Baca Juga: Persija Pinjamkan Pemainnya Demi Menambah Pengalaman
Kolaborasi antara hummel dan tim nasional Greenland berhasil menciptakan koleksi yang tidak hanya mencerminkan keindahan alam, tetapi juga menghubungkan tradisi budaya dengan modernitas.
Jersey ini diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan, baik di dalam stadion maupun di tengah-tengah keheningan gletser.***