Desainnya memadukan elemen-elemen yang mencerminkan warisan Afrika dan dampak komunitas kulit hitam di Vancouver serta sekitarnya.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Klaim Dirinya Pemain Terbaik Sepanjang Sejarah, Lebih Lengkap dari Messi
Palet warna yang digunakan mengambil inspirasi dari pan-African colors, yaitu merah, kuning, hijau, dan hitam.
Sementara itu, pola khas Kente—yang merupakan motif tradisional dari Afrika—dihadirkan pada logo klub dan nomor punggung.
Salah satu elemen paling mencolok dalam desain jersey ini adalah tulisan “Black History, Canadian History” yang terletak di bagian leher.
Baca Juga: Singo Edan Tampil Apik, Putus Rangkaian Kekalahan di Putaran Kedua Liga 1 2024/2025
Kutipan ini berasal dari Jean Augustine, wanita kulit hitam pertama yang menjabat sebagai Menteri Federal dan Anggota Parlemen Kanada.
Pesan tersebut menegaskan bahwa sejarah komunitas kulit hitam adalah bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa Kanada.
Di bagian bawah jersey, terdapat logo burung kolibri, yang merupakan burung resmi kota Vancouver sekaligus simbol penting dalam budaya Karibia.
Baca Juga: Emral Abus: Pemain PSBS Biak Pantas Mendapat Perhatian Pelatih Timnas Patrick Kluivert
Elemen ini juga menjadi penghormatan bagi banyak pemain yang memiliki warisan dari wilayah tersebut.
Tosaint Ricketts, mantan pemain Whitecaps yang kini menjabat sebagai liaison pemain dan klub, menekankan pentingnya merayakan warisan komunitas kulit hitam dalam sejarah tim.
“Warisan komunitas kulit hitam sudah tertanam dalam sejarah klub ini, baik di antara mantan pemain, staf, suporter, mitra, maupun media,” ujar Ricketts.
“Ini adalah momen untuk mengakui dan merayakan kontribusi mereka, dan kami sangat bangga bisa bekerja sama dengan Anthony dalam proyek ini.”