SportlinkNews - Enzo Maresca muncul sebagai pemenang dari ajang I’m A Celebrity Get Me Out Of Here.
Bos Chelsea akan menikmati kemenangan di Liga Konferensi, trofi pertamanya di akhir musim debutnya sebagai pelatih dan mengukir sejarah.
Namun, kini ia tidak ingin terlibat lagi dalam kompetisi kecil ini karena ia dan klubnya memiliki ambisi yang jauh lebih tinggi di Liga Champions musim depan.
Merupakan pencapaian yang luar biasa untuk menjadi klub pertama yang memenangkan keempat kompetisi Eropa yang ada seperti yang telah dilakukan Chelsea.
Baca Juga: Ruben Amorim Geram, Merasa Bersalah dalam Kekalahan Mengejutkan dari ASEAN All Stars
Maresca juga yakin bahwa meskipun turnamen tingkat ketiga ini tidak terlalu penting. Ia berharap turnamen ini akan menyalakan api kesuksesan jangka panjang dalam skuat mudanya.
Namun, dalam waktu lima tahun, sangat tidak mungkin banyak orang akan mengingat malam yang memabukkan di Polandia ketika skuat termuda di Liga Premier musim ini bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Real Betis.
Trofi itu sendiri akan dengan mudah disamarkan sebagai tempat sampah di kantor manajer dan waktu akan terus berjalan bagi klub yang yakin bahwa mereka sedang dalam perjalanan kembali menuju kejayaan sebagaimana mestinya setelah lebih dari £1 miliar investasi dalam skuat.
Baca Juga: Statistik Cemerlang Moises Caicedo Usai Chelsea Bungkam Man United
Namun, kenyataannya tidak demikian. Maresca harus membuat perubahan drastis pada timnya dan mentalitasnya agar bisa menang.
Tim mudanya sangat gugup di babak pertama dan karena itu mereka tertinggal dalam waktu sepuluh menit lewat gol Abde Ezzalzouli dari tim yang terdiri dari para veteran dan pemain buangan, yang dikelola oleh seorang pria yang usianya persis sama dengan ayah Maresca.
Mereka dibuat kewalahan oleh keterampilan luar biasa Isco, mantan pemain hebat Real Madrid yang menunjukkan kepada Chelsea apa artinya tetap tenang dan kalem di malam besar.
Tapi, Chelsea membalasnya di babak kedua dengan empat gol fantastis dari Enzo Fernandez menit 65, Nicola Jackson (70), Jadon Sancho (83) dan Moises Caicedo (91).
Artikel Terkait
Marciano Norman Sebut Media Bagian dari Sport Intelligence
Johnny Jansen Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Bali United FC Hadapi Liga 1 Musim Depan
Jordi Amat Belum Berlatih Bersama Skuat Garuda, Masih Jalani Pemulihan karena Sakit
Sabar/Reza Ikuti Langkah Fajar/Rian ke Babak Kedua Singapore Open 2025
5 Berita Transfer Teratas Serie A: Rekrutan Pertama Inter, Milan Panggil Allegri, Palladino Mundur
China Akan Gempur Timnas Indonesia, Begini Susunan Pemain Awal Racikan Branko Ivankovic