Respons Foto Ikonik Bareng Bayi Lamine Yamal, Lionel Messi Tak Menyangka

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:18 WIB
Momen saat Messi bermain dengan Yamal yang sedang dimandikan ibunya. (Joan Monfort)
Momen saat Messi bermain dengan Yamal yang sedang dimandikan ibunya. (Joan Monfort)

SportlinkNews - Panggung final Piala Dunia 2026 dipastikan menyajikan drama bentrokan lintas generasi yang sangat emosional. Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, akhirnya angkat bicara mengenai takdir unik yang mempertemukannya dengan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.

Fokus publik global saat ini tertuju pada sebuah foto dokumentasi lama yang mendadak viral di berbagai platform media sosial. Potret ikonik tersebut memperlihatkan momen ketika Messi memandikan Yamal yang masih bayi dan kini menjadi lawannya di partai puncak.

Laga antara Argentina kontra Spanyol ini dijadwalkan berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) dini hari WIB. Duel tersebut menjadi pembuktian bagi La Albiceleste untuk merengkuh trofi keempat atau La Furia Roja yang mengincar gelar kedua.

Baca Juga: Persija Jalani Program Pemusatan Latihan di Thailand, Shin Tae-yong Bantah Absen di Piala Presiden

Pertemuan kedua pemain di lapangan menjadi magnet utama karena adanya jurang usia yang mencapai 20 tahun. Saat Messi mulai menancapkan taringnya sebagai ikon baru Barcelona, Yamal tercatat masih berusia di bawah satu tahun.

Kilas balik sejarah mencatat foto legendaris tersebut diambil pada 2007 silam untuk keperluan kampanye sosial. Sesi pemotretan amal yang diinisiasi oleh UNICEF itu melibatkan Messi muda yang saat itu baru menginjak usia 20 tahun.

Tanpa disangka, bayi berusia enam bulan yang berada di dalam bak mandi tersebut adalah Yamal. Kini, bocah mungil itu telah bertransformasi menjadi salah satu komoditas paling berharga di jagat sepak bola modern.

Baca Juga: Dominik Szoboszlai Bertahan di Liverpool dengan Kontrak Jangka Panjang Baru

Selama hampir dua dekade, dokumentasi visual tersebut hanya dianggap sebagai arsip digital biasa yang tersimpan rapi. Namun, keberhasilan Yamal menembus skuad utama Spanyol membuat foto itu kini dinilai sebagai simbol sakral estafet generasi.

Pernyataan Messi mengenai fenomena unik ini mencuat saat menghadiri agenda Fanatics Fest NYC 2026 di New York City. Legenda hidup NFL, Tom Brady, bertindak sebagai interogator khusus yang melempar pertanyaan menggelitik tersebut.

Sesi interaksi media yang digagas oleh FIFA kali ini memang dikemas dengan konsep yang cukup unik. Otoritas tertinggi sepak bola tersebut sengaja melibatkan para pesohor olahraga dunia untuk menjadi pewawancara para finalis.

Baca Juga: Cicipi Liga Primer, Tarik Muharemovic Pindah dari Sassuolo ke Leeds United

Brady secara terbuka menyebut momentum masa lalu tersebut sebagai sebuah ramalan yang menjadi kenyataan di masa depan. Ia menilai kebetulan historis ini sangat langka karena kedua subjek foto kini bertarung di level tertinggi dunia.

"Lamine adalah pemain hebat yang saya ikuti karena dia bermain untuk klub yang sangat saya cintai (FC Barcelona), dan saya selalu menginginkan yang terbaik untuk klub itu. Dia adalah salah satu pemain terpenting di dunia di usia 19 tahun," kata Messi dikutip dari Marca.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Marca

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Final Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol...?

Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
X